ICT Watch Beri Masukan ke Tim Sosialiasi Internet Sehat Depkominfo

internetsehat-kominfo-nuh

Menkominfo Mohammad Nuh, Senin (23/01/2009), melakukan kick-off Tim Sosialisasi Internet Sehat (TSIS) di Depkominfo. TSIS itu sendiri diputuskan berdasarkan SK Menkominfo No. 28/KEP/M/Kominfo/1/2009. Tugas TSIS, sesuai termaktum dalam SK adalah sebagai berikut:

  1. Menerima aduan masyarakat perorangan maupun kelompok mengenai dugaan pelanggaran Konten Multimedia
  2. Mengklarifikasi dan memverifikasi aduan
  3. Menyelenggarakan sidang panel judikasi dan memutuskan tindak lanjut aduan
  4. Melakukan sosialisasi dan edukasi masyarakat tentang pemanfaatan Internet Sehat
  5. Menyampaikan laporan pelaksanaan tugasnya secara berkala kepada Menteri Komunikasi dan Informatika

TSIS it sendiri beranggotakan sebanyak 65 orang terdiri atas komponen pemerintah, swasta, lembaga kemasyarakatan, lembaga keagamaan, kepolisian dan perseorangan. Di dalam TSIS terbagi atas: pengarah, panel judikasi, pokja publikasi dan sosialiasi, pokja penerima dan klarifikasi aduan konten, pokja teknis, bidang advokasi dan sekretariat.

Sekedar catatan, TSIS ini tidak ada hubungannya dengan kegiatan Internet Sehat yang digagas dan dijalankan oleh tim ICT Watch sejak 2002 silam. Pun ICT Watch tidak masuk secara institusional maupun formal pada TSIS tersebut. Meskipun demikian, tim ICT Watch mendukung keberadaan TSIS tersebut dan bersedia membantu TSIS, khususnya terbatas pada hal publikasi dan sosialisasi yang merupakan kegiatan preventif dan informatif.

Dalam sambutannya, Menkominfo menyampaikan beberapa pendekatan untuk mengatasi konten-konten negatif di Internet. Pendekatan tersebut yaitu:

  • society user approached (kampanye, sosialisasi, pelatihan, dll)
  • technical approached (sensor di tingkat ISP atau warnet, menggunakan OpenDNS, dll)
  • institusional approached (komunikasi antara pemerintah dengan penyedia layanan online)
  • law inforcement (penegakan hukum, jalur hukum, dll)

Acara kick-off berlangsung sejak pukul 17.00 s/d 18.00 WIB.


MASUKAN

Dari tim Internet Sehat ICT Watch yang diwakili oleh Donny B.U., sempat memaparkan secara singkat kegiatan sosialisasi yang telah dijalankannya sejak 2002 silam. Kemudian Donny juga memberikan masukan kepada pemerintah, dalam hal ini Tim Sosialisasi Internet Sehat – Depkominfo, untuk melangkah berhati-hati sebelum benar-benar memutuskan melakukan filtering konten Internet. Karena jika sampai salah langkah, maka bisa menjadi boomerang dan dianggap oleh dunia luar sebagai salah satu bentuk penghambat atas Access to Knowledge.

Salah satu metode paling ampuh yang diusulkan oleh ICT Watch, dan disepakati pula oleh Menkominfo, adalah melalui sosialisasi yang berkesinambungan dan masif. Selain itu, keberadaan konten negatif haruslah dilawan dengan digelontorkannya konten-konten lokal yang positif sebanyak mungkin.

Sehingga dengan demikian, pendekatan yang diambil adalah bukan dengan “mencabut” kebebasan masyarakat untuk memilih (yang “baik” ataupun yang “tidak baik”), tetapi dengan “meminimalisir” adanya pilihan yang “tidak baik” (karena pilihan yang “baik”jumlahnya lebih dominan)!

ICT Watch juga menguatirkan, dengan adanya filtering yang tanpa perhitungan matang, maka yang terjadi adalah pelambatan akses Internet secara nasional, yang berarti juga semakin lambatnya bagi masyarakat Indonesia (khususnya para pengguna Internet) untuk mencari dan mendapatkan informasi. Diibaratkan jika ingin masuk ke sebuah mal, jika mobil yang masuk diperiksa secara ketat, maka antrian akan menjadi semakin panjang dan semakin menimbulkan kemacetan.


Acara kick-off tersebut dihadiri oleh hampir seluruh anggota TSIS. Seusai acara, diserahkan secara simbolik dari tim Internet Sehat ICT Watch (diwakili oleh Donny B.U.) kepada Menkominfo M. Nuh berupa kaos kampanye Internet Sehat “Be WWW” dan Buku Internet Sehat.

[Tim Internet Sehat]

Comments

  1. sunardi says:

    Wah setuju banget nih. Bravo Internet Sehat Indonesia.

  2. dhimz says:

    iya nih,, kudu ada lembaga yg memberi pencerdasan ke masyarakat tentang internet

  3. hendra says:

    http://www.delthavideo.com
    situs porno video amatir lokal indo.
    ada vid rape nya juga.
    tlg tutup

  4. eko says:

    Semoga dengan semakin murahnya akses internet di negara kita dan semakin banyaknya masyarakat pengguna internet, kesadaran akan pemanfaatan internet untuk hal-hal positif bisa terwujud. Selamat dan sukses selalu untuk anda semua. Salam…..

  5. maydina says:

    go..go …internet sehat campaign!…

  6. antown says:

    gak ada fotonya?

  7. hmcahyo says:

    kaykanya warnet2 juag perlu ditertibkan… lapornya kesiapa ya ?

    murid saya dan anaknya temen saya kecanduan… sampe bolos2 sekolah dan bhong pada orang tuanya…

  8. tiyo says:

    hore pak Nuh,akhir nya turun tangan

  9. doni says:

    setujuuuk sekali
    salam kenal by: http://melinjo.com

  10. andy says:

    setujaaaa….
    menuju indonesia SEHAT…
    salam kenal

  11. Less Talk Do More, ayo segera realisasikan menuju Internet Sehat. Jangan hanya sebatas gagasan saja….
    Maju terus Internet Sehat untuk Indonesia

    Salam,
    SlametRiyanto.Net

  12. kieogiesite says:

    secepatnya ajjah direalisasikan…
    yang diatas selalu mengulur janji doank…
    susah deh sekarang… yang ada filter sendiri ajah masing² individu.. 🙂

  13. nomercy says:

    kalau saya boleh bertanya mengenai TSIS ini … apakah dengan pengangkatannya secara resmi tersebut juga disertai dengan kekuatan hukum yang memadai dan tidak saling tumpang tindih dengan departemen dan institusi lainnya? lalu seandainya ada suatu kejadian tersangkut mengenai pelanggaran hak cipta, kemana kita dapat melaporkannya dan apa saja yang harus dipersiapkan?
    walau saya sudah mengetahui mengenai UU ITE dan adanya tim TSIS ini tetapi saya belum memahami bagaimana alur kerja mereka dan tata cara kita sebagai pelapor …
    kalau kami sebagai blogger yang banyak sekali dipusingkan dengan banyaknya kejadian pencurian konten (blog content theft) lalu apakah diperbolehkan melakukan pelaporan?
    dan yang terakhir 🙂 … kenapa negara kita tidak termasuk dalam salah satu negara dalam perjanjian di instusi non-profit seperti Organisasi Creative Common, hal ini membuat saya bingung ketika memilih negara mana yg akan saya pakai dalam peraturan Creative Common. Apakah negara kita memiliki peraturan sendiri mengenai hal ini?
    Terima kasih sebelumnya …

    /* salam kenal untuk semuanya */

  14. Berkunjung dan baca infonya, mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang, sukses ya.
    I Like Relationship.

  15. kuryt says:

    thanks for your information,i like it your best friend Myokezone,blog stuf and fun information

  16. Berkunjung dan baca infonya, mudah-mudahan bermanfaat bagi banyak orang, sukses ya.
    I Like Relationship.
    Banner sudah saya pasang, back link ya?
    Terima kasih.

  17. […] baca notulen diskusi antara ICT Watch dan Kominfo terkait kemiripan nama program tersebut dan masukan saran ICT Watch kepada […]