Segeralah Mendaftar “Internet Sehat Talkshow” ! (usai)

Internet SehatSeperti apa Internet yang aman dan nyaman bagi keluarga? Bagaimana seharusnya orangtua/guru membimbing anak/remaja/siswanya dalam menggunakan Internet? Apa saja bahaya dan dampak negatif di Internet serta bagaimana meminimalisirnya? Jika ingin tahu jawabannya, silakan anda ikuti:

Internet Sehat Interactive Talkshow (sudah berakhir/ditutup):

“PROTECTING CHILDREN and YOUTH IN CYBERSPACE”

— Hari / Tanggal : Kamis, 28 Mei 2009
— Pukul : 15.00 s/d 18.00 WIB (ditutup dengan makan malam)
— Tempat : Dapur Sunda Resto, Pacific Place – Jakarta

NARA SUMBER:
Onno Purbo (Pakar Internet, ICT Watch Advisor)
Lola Amaria (Blogger, Art and Film Worker)
Febriati Nadira (Working Mom, PR Manager XL)
Donny B.U. (Lecturer/Blogger, VP Detikcom)

PENDAFTARAN:
Untuk tertib pendaftaran dan menyaring keseriusan/komitmen, maka para peserta hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) per orang. Ada penawaran khusus Buy 1 Get 2 (bayar 1, dapat 2 kursi) bagi:

Biaya kepesertaan sepenuhnya dialokasikan untuk pembangunan/pengembangan Lab Komputer Sehat bagi pelatihan Internet secara gratis kepada masyarakat.

Fasilitas yang akan diterima peserta:

  1. Sertifikat Keikutsertaan (dikirimkan ke alamat masing-masing),
  2. Buku Panduan “Internet Sehat”
  3. Merchandise (T-Shirt dan Mug)
  4. Makan Malam
  5. Doorprize (diundi) berupa: 2 buah ponsel Sony Ericsson, 2 buah MP4 dan 1 buah Flashdisk

Untuk mendaftar dan mendapatkan informasi tentang pembayaran, silakan Anda kirimkan  e-mail langsung ke internetsehat @ ictwatch.com. Pendaftaran bersifat first-come-first-serve dan hanya tersedia 100 kursi!

SUSUNAN ACARA
– 15.00 – 15.30 wib : Registrasi Ulang
– 15.30 – 15.45 wib : Pembukaan
– 15.45 – 17.45 wib : Talkshow Interaktif, Diskusi Santai, Tanya-Jawab Bebas
– 17.45 – 18.00 wib : Pembagian Doorprize dan Penutupan
– 18.00 – 19.30 wib : Shalat Maghrib dan Makan Malam

LATAR BELAKANG

Data statistik dari Internet World Stats menyebutkan jumlah pengguna Internet di dunia hingga Maret 2009 tercatat sudah mencapai lebih dari 1,5 miliar. Untuk di Indonesia sendiri, data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), tercatat ada 25 juta pengguna Internet per akhir 2008, naik pesat dalam satu dekade terakhir yang hanya 500 ribu pengguna pada 1998. Sejalan dengan pesatnya pertumbuhan penggunanya dan juga memberikan dampak positif, Internet ternyata juga membawa sejumlah ancaman dan bahaya, terutama bagi anak dan remaja.

Harian Kompas (20/05/2009) menulis bahwa kenakalan anak bergeser dan mengarah pada penyalahgunaan teknologi, termasuk Internet. Hal tersebut berdampak pada prestasi belajar dan perkembangan mental anak. Media online Detikcom (23/02/2009) pun pernah memuat artikel tentang dampak dan bahaya nyata pelanggaran privasi yang terpicu dengan tren pertumbuhan pengguna situs jejaring sosial di Indonesia.

Ancaman atau bahaya yang datang dari Internet tersebut tak urung menjadi perhatian yang serius oleh institusi telekomunikasi internasional, International Telecommunication Union (ITU). Pada 17 Mei 2009, yang merupakan Hari Telekomunikasi dan Informasi Sedunia (World Telecommunication and Information Society Day), ITU secara khusus mengambil tem “Protecting Children in Cyberspace”.

ITU menghimbau kepada seluruh negara anggotanya, termasuk Indonesia, untuk mengambil langkah yang nyata terkait dengan keamanan dan kenyamanan anak dan remaja ketika menggunakan Internet. Baik regulator, operator, industri, organisasi nirlaba bahkan media massa diharapkan oleh ITU dapat saling bersinergi dan berpartisipasi aktif.

Dalam rangka itulah maka Indonesian Indonesian ICT for Partnership (ICT Watch) didukung oleh program XL CSR (Corporate Social Responsibility) serta dalam kerangka OpenNet Initiative menggelar program talkshow interaktif dengan tema yang relatif sama dengan yang diusung oleh ITU. Acara talkshow ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas dalam upaya mendorong penggunaan Internet yang aman dan nyaman, khususnya bagi anak-anak dan remaja.

Internet Sehat adalah program komunikasi yang digagas, diinisiasi dan dijalankan oleh ICT Watch sejak tahun 2002. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dan menggiatkan penggunaan Internet yang aman, nyaman dan bermanfaat bagi individu, keluarga maupun dunia pendidikan. ICT Watch sendiri adalah lembaga penelitian non-profit yang fokus pada dunia teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia.

Informasi lengkap tentang program Internet Sehat dapat langsung diakses secara online di alamat http://www.ictwatch.com/internetsehat

Internet Sehat Interactive Talkshow: “PROTECTING CHILDREN and YOUTH IN CYBERSPACE” didukung sepenuhnya oleh: XL CSR, Open Net Initiative, detikINET dan Majalah Biskom.

[Tim Internet Sehat]

Comments

  1. emier2308 says:

    ikuuuuuttt!!! makasih atas informasinya~

  2. Arief R f says:

    mau ikutan gimana cara daftarnya? hubungi kemana?

  3. Arief R f says:

    maaf, ada yang terlewat saya bacanya. 🙂

  4. ___ MATERI DISKUSI ___

    1. Internet dianggap memiliki dampak negatif, dari soal pornografi, pencemaran nama baik, SARA. pengunaan/pencurian identitas orang lain, penipuan hingga perilaku adiktif (kecanduan). Seperti apa kasus-kasus yang menonjol di Indonesia? Apakah ada pengalaman dari peserta / nara sumber?
    2. Maraknya pertumbuhan konten negatif di Indonesia (khususnya yang bermuatan lokal) apakah lebih dominan karena tingginya permintaan ataukah karena rendahnya pasokan konten lokal yang positif? Seperti apa saja contoh-contohnya?
    3. Dengan banyaknya konten negatif di Internet, apakah solusi dengan pendekatan ala pemerintah dengan undang-undang serta penyensoran/pemblokiran bisa menjadi solusi yang EFEKTIF dan EFISIEN untuk mengatasinya? Apa untung dan ruginya? Seperti apakah peran pemerintah yang diharapkan ketika menjadi penentu mana konten yang baik ataupun yang tidak, untuk dikonsumsi oleh masyarakat?
    4. Apakah self-censorship (di level individu, keluarga, sekolah ataupun warnet) bisa menjadi solusi yang lebih efektif disamping pendekatan ala pemerintah? Bagaimana contoh dan mekanismenya? Apakah tantangannya?
    5. Perlukah anak/murid diberikan batasan-batasan saat menggunakan Internet? Apakah batasan tersebut hanya soal apa yang boleh/tidak diakses, ataukah juga batasan mengenai durasi dan frekuensi penggunaan Internet? Bagaimana cara membatasinya?
    6. Perlukah ada batasan bagi anak/murid untuk menggunakan situs jejaring sosial semisal Facebook? Seperti apa batasannya dan apa alasannya? Apakah pembatasan tersebut karena kita paham benar dampak negatifnya ataukah kareka kita tidak paham tentang seluk-beluk situs jejaring sosial tersebut?
    7. Di sisi lain, seperti apakah peran Internet dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi positif anak/murid? Apakah ada contoh kasusnya?
    8. Mana yang lebih dominan dalam peningkatan dan pengembangan potensi anak/murid: budaya belajar/diskusi di rumah/sekolah, ketersediaan akses Internet di sekolah atau di tengah keluarga, motivasi dan pengetahuan orang tua atau guru terhadap Internet, atau ada pengaruh-pengaruh lainnya?
    9. Benarkah bahwa anak/murid yang memang secara aktif menggunakan Internet dengan baik dan benar, secara hard-skill (ilmu pengetahuan) akan terbangun secara signifikan tetapi berbanding terbalik dengan soft-skill (kemampuan bersosialisasi)?
    10. Apakah sudah ada fenomena pornografi yang melibatkan anak-anak di bawah umur (online child pornography) dan remaja di Indonesia? Lebih dominan sebagai subyek (sebagai konsumen) ataukah obyek (korban, sadar ataupun tidak sadar)? Seperti apa kasusnya? Bagaimana penanganannya?

    Secara khusus:
    1. Lola Amaria akan berbagi tentang pengalamannya dalam memanfaatkan Internet dan blog bagi pengembangan profesinya di dunia seni dan film
    2. Febriati Nadira akan berbagi tentang pengalamannya dalam menggunakan Internet di tengah keluarga, sekaligus memaparkan peran XL CSR dalam program Internet Sehat
    3. Donny B.U. akan berbagi tentang beberapa contoh kasus yang terkait dengan Internet Sehat, baik dari aspek positif maupun negatif dan kaitannya dengan tren terkini

  5. Ilyasman says:

    Pengen ikutan, tapi waktunya ga pas..
    cuma di JKT ya, adain juga dong di Jogja..

  6. sewa mobil says:

    thx buat informasinya…..
    salam kenal 😛

  7. indoneter says:

    jogja.. jogja..

  8. Lindia theYC says:

    Mas, mau nanya… kalo di Bali ada kah kegiatan road show internet sehat..???
    Kami dari the Youth Corner Bali – sebuah media komunitas unuk anak muda Bali ingin membuat semacam gathering, talkshow, ataupun seminar mengenai internet sehat untuk dunia pendidikan di Bali. Mengingat masih banyak anak muda di Bali yang belum terlalu melek informasi terutama internet untuk menunjang pendidikan… dsb nya.

    Kalo semisal bekerjasama dengan Internet Sehat… memungkinkah kah..????

    terimaksih sebelumnya

  9. […] beberapa foto dokumentasi acara Internet Sehat Talkshow belum lama […]

  10. Artikel Panduan dan Belajar…

    … Artikel yang mengulas tentang panduan dan belajar untuk anak secara keseluruhan……