Illegal Downloaders Dapat Surat Peringatan

txlegalmal.com

Konten bajakan merupakan primadona di internet. Konten bajakan ini bahkan tak pernah berkurang, malah terus menujukkan kecenderungan meningkat, baik dari segi jumlah download maupun penggunanya. Berbagai upaya telah dilakukan agar konten bajakan tersebut, minimal agar pengguna sadar untuk tidak mendownload konten bajakan. Namun sejauh ini, upaya tersebut kurang berhasil.

Untuk terus melakukan tekanan terhadap konten bajakan tersebut, ISP di Inggris dan industri hiburan hampir selesai menyepakati sebuah upaya baru agar orang tidak lagi mendownload konten bajakan. Kesepkatan tersebut adalah berupa mengirimkan surat peringatan kepada illegal downloaders yang berulang kali mendownload konten bajakan.

BT, Sky, TalkTalk dan Virgin Media akan mulai mengirimkan semacam educational letters (surat dengan tujuan penyadaran) kepada pelanggan yang ditemukan mendownload konten bajakan sebagai bagian dari Voluntary Copyright Alert Programme (VCAP).

Skema ini akan memungkinkan pemegang hak cipta untuk memonitor lalu lintas internet untuk filesharers (pembagi konten), log alamat IP mereka dan menyerahkannya kepada ISP sehingga ISP dapat mengirimkan surat peringatan kepada para pelanggan agar berhenti mendownload konten bajakan. The Guardian melaporkan bahwa empat ISP utama di Inggris sedang dalam pembicaraan dengan BPI dan Motion Picture Association mengenai rencana tersebut, tetapi kesepakatan akhir belum ditandatangani. Dalam rancangan VCAP sebagaimana telah dilihat oleh BBC menunjukkan bahwa sekitar 2,5 juta surat akan dikirim setiap tahun. Proposal VCAP ini merupakanbagian dari alternatif  2010 Digital Economy Act yang mengusulkan bahwa koneksi internet pelanggar/illegal downloaders yang berulang-ulang mendownload konten bajakan akan diputus.

Laporan menunjukkan bahwa setiap pelanggan akan dikirim maksimal empat surat peringatan. Namun,belum ada detail tentang langkah apa yang akan diambil setelah surat dikirim kepada mereka yang berulang mendownload konten bajakan. Jika nantinya kesepakatan ini ditandatangani tahun ini diharapkan surat peringatan pertama  akan dikirim pada tahun  2015.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: txlegalmal.com