Hindari NSA, Jerman Pertimbangkan Mesin Tik

670px-use-a-manual-typewriter-step-6

Atas nama keamanan, apapun dilakukan termasuk kembali menggunakan mesin tik. Hal ini dikemukakan oleh Patrick Sensburg, ketua komite investigasi Badan Keamanan Nasional parlemen Jerman. Ia mengatakan bahwa kini sedang mempertimbangkan memperluas penggunaan mesin tik untuk melaksanakan pekerjaan kelompoknya.

Dalam siaran di televisi publik Jerman, Sensburg mengatakan bahwa komite investigasi Badan Keamanan Nasional parlemen Jerman menganggap keamanan operasinya secara sangat serius. Keseriusan tersebut terlihat dengan penyediaan mesin tik berupa mesin  tik nonelektronik.

Pengumuman Sensburg tersebut bertepatan dengan ditangkapnya seseorang yang berinisial Markus R oleh otoritas Jerman yang bekerja di agen mata-mata Jerman atau BND. Markus R dituduh telah menjadi agen CIA, Amerika Serikat.

Markus diduga melakukan pendekatan kepada CIA melalui e-mail pada tahun 2012 untuk berbagi informasi intelijen Jerman dan tawaran tersebut diterima. Ia dituduh menyerahkan 218 dokumen dalam lebih dari tiga pertemuan dengan agen CIA di Austria dan dia dibayar sekitar 34.000 dollar AS. Pemerintah setempat baru bisa mendeteksi Markus pada bulan Mei 2014 karena ia diduga mengirim e-mail terenkripsi ke konsulat Rusia di Munich.

Beberapa waktu yang lalu, Berlin mengusir kepala CIA untuk Jerman  terkait aksi mata-mata. Akhir tahun lalu, pemerintah Jerman menuduh NSA memata-matai Kanselir Jerman Angela Merkel. Lebih jauh, Klaus Scharioth, mantan duta besar Jerman untuk Amerika Serikat, mengatakan bahwa situasi sekarang ini  merupakan krisis terburuk dalam hubungan AS-Jerman sejak Perang Dunia II.

Dengan menggunakan mesin tik manual, tentu saja diharapkan informasi digital yang sensitif tidak akan bisa bocor. Ide penggunaan mesin tik manual ini mungkin saja sebuah ide gila karena perkembangan perangkat digital saat ini sedemikian majunya. Namun, demi keamanan dan jauh dari jangkauan kegiatan mata-mata yang dilakukan oleh NSA di hampir banyak negara di dunia, ide ini bisa dikatakan masuk akal.

Sumber: Arstechnica

Sumber Gambar: WikiHow