Kecanduan Smartphone? Ini Cara Praktis Menguranginya

smartphone

Dengan kecanggihan yang ditawarkannya, smartphone menjadi perangkat yang sangat digemari banyak orang. Selain itu, hal tersebut juga membuat banyak pengguna smartphone kecanduan dalam menggunakan smartphone. Kini lebih banyak orang yang menyukai ketinggalan dompet daripada ketinggalan smartphone di rumah. Ada juga yang merasa sangat panik jika harus berjauhan dengan smartphone. Satu atau kedua tanda-tanda di atas menunjukkan suatu kencanduan terhadap smartphone.

Perlu diketahui, berdasarkan penelitian terbaru, pengguna smartphone rata-rata mengecek smartphone mereka sebanyak 150 kali sehari.

Tentu saja perilaku kecanduan terhadap smartphone tersebut bisa memberikan efek negatif. Untuk itu anda perlu mewaspadainya dan jika ternyata anda sudah kecanduan ada baiknya mengurangi pemakaian smartphone. Untuk melakukan hal ini terdapat cara praktis, yaitu dengan menggunakan aplikasi.

Sebuah aplikasi di iPhone dengan nama Moment ditujukan untuk memantau penggunaan smartphone pengguna. Momen, dapat melacak berapa banyak Anda menggunakan ponsel Anda, dan bahkan di mana Anda menggunakannya – dan menyarankan ketika mungkin sudah saatnya untuk menyimpan smartphone dalam satu hari tertentu.

Aplikasi yang baru ada di iOS ini mampu secara otomatis melacak berapa banyak Anda menggunakan ponsel Anda setiap hari. Jika Anda menggunakan ponsel Anda terlalu banyak, Anda dapat mengatur batas harian bagi diri sendiri dan aplikasi tersebut akan memberitahukannya ketika Anda menggunakan smartphone. Anda juga dapat mengatur pengingat ketika Anda mencapai 50% dari waktu yang Anda targetkan.

Dengan pertolongan aplikasi ini, pengguna akan lebih mudah untuk mengatur pemakaian smartphone dan akan menghindari pengguna dari kecanduan smartphone. Kunci utamnya tentu saja pengendalian diri pengguna. Aplikasi ini hanya akan sukses jika pengguna bisa disiplin dan mengikuti aturan yang sudah mereka buat sendiri.

Waktu luang yang diakibatkan oleh menurunnya penggunaan smartphone dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berinteraksi dengan teman, keluarga, anak atau orang lain. Dengan demikian, hidup pengguna tidak lagi dibatasi oleh layar smartphone.

Sumber: Daily Mail

Sumber Gambar: Business Insider