Remaja Sexting Kemungkinan Besar Pelaku Seks Aktif

Sexting-Phone

Sexting dan texting merupakan perilaku yang jamak di antara remaja. Sangat banyak remaja yang kecanduan mengirim teks dan sekaligus melakukan sexting. Kebiasaan melakukan texting dan sexting ini ternyata memiliki hubungan dengan perilaku seksual.

Penelitian terkini yang dirilis dalam jurnal Pediatrics pada bulan Juli ini menyebutkan remaja yang mengirim lebih dari 100 teks per hari lebih mungkin untuk aktif secara seksual. Peneliti juga mengatakan bahwa remaja yang melakukan sexting adalah enam kali lebih mungkin melakukan hubungan seks. Studi besar pertama terhadap sexting menyimpulkan ada hubungan yang jelas antara sexting dan perilaku berisiko. Penelitian yang dilakukan terhadap siswa sekolah menengah di AS ini menyebutkan siswa sekolah menengah yang melaporkan menerima sebuah Sext adalah 6 kali lebih mungkin untuk juga menjadi aktif secara seksual. Ini artinya perilaku sexting di antara remaja cenderung membuat mereka memiliki perilaku berisiko dan menjadi pelaku seksual aktif.

Temuan ini tentu saja menarik dan bisa menjadi perhatian pendidik kesehatan, dokter anak dan orang tua tentang cara terbaik untuk berkomunikasi dengan remaja muda mengenai sexting dalam kaitannya dengan perilaku seksual. Sexting terjadi melalui ponsel sehingga bila anak memiliki ponsel, perilaku ini akan segera muncul.

Data sebelumnya telah menunjukkan hubungan yang jelas antara pengalaman seksual dini dan perilaku seksual berisiko, termasuk kehamilan remaja, seks di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol, pengalaman seks terpaksa dan risiko tinggi penyakit menular seksual.

Penelitian ini bersifat anonim dengan sampel lebih dari 1.300 siswa sekolah menengah di Los Angeles. Responden berkisar di usia 10-15 dengan usia rata-rata 12,3 tahun.

Bila dilihat data di atas terdapat korelasi dramatis antara siswa yang dikirim sexts dan melaporkan aktivitas seksual. Hal ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut dan terhadap hubungan antara penggunaan teknologi dan perilaku seksual di kalangan remaja.

Sumber: Daily Mail

Sumber Gambar: Mashable