Tak Boleh Pakai Smartphone Setelah Jam 10 Malam

636353-smartphone-camera

Pengguna ponsel di kalangan remaja, terutama anak usia SMP menunjukkan trend yang meningkat. Tentu saja dengan meningkatnya pengguna ponsel di kalangan remaja SMP ini menimbulkan efek negatif, terutama terkait dengan konsentrasi belajar.

Untuk mencegah kemungkinan tersebut Dewan Pendidikan di kota Kasuga, Jepang memberikan batasan bahwa siswa SMP harus berhenti menggunakan smartphone setelah jam 10 malam.

Dewan Pendidikan kota Kasuga tersebut bekerja sama dengan sekolah-sekolah lokal dan asosiasi orang tua-guru untuk menerapkan hal ini. Dewan pendidikan mendorong siswa untuk menyerahkan ponsel mereka kepada pengawasan orang dewasa antara jam 10 malam hingga jam 6 pagi, meskipun tidak ada hukuman yang ditetapkan bagi pelanggar.

Sebuah survei yang dilakukan kabinet pada bulan November dan Desember 2013 menunjukkan bahwa 52% dari siswa SMP di Jepang memilik ponsel, dan di antara kelompok tersebut hampir setengah dari mereka memiliki  smartphone seperti iPhone. Tiga tahun sebelumnya, hanya 2,6% dari siswa SMP yang memiliki smartphone.

Melalui situs web, pemerintah Jepang telah memperingatkan orang tua bahwa akses ke internet yang tersedia di smartphone membuat sulit bagi orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka. Pemerintah Jepang mengatakan munculnya risiko termasuk cyberbullying, kebocoran informasi pribadi dan penggunaan yang tidak diinginkan dari situs yang harus dibayar (pay sites) dari penggunaan smartphone.

Pejabat di Dewan Pendidikan di Kasuga mengatakan kampanye kota tersebut untuk melarang penggunaan smartphone setelah jam 10 malam bukan hasil dari insiden tertentu, tetapi merupakan hasil diskusi dengan para pimpinan asosiasi orang tua-guru yang prihatin dengan penggunaan smartphone oleh anak-anak.

Perlu diketahui bahwa SMP di Jepang meliputi kelas tujuh sampai kelas sembilan dan siswa umumnya berusia antara 13 dan 15 tahun.

Dewan Pendidikan Kota Kasuga telah mengirimkan poster dan brosur kepada enam sekolah menengah pertama di Kasuga dan meminta siswa untuk menahan diri untuk tidak online dengan ponsel mereka hingga larut malam.

Sebelumnya, pada bulan April 2014 yang lalu, kota Kariya di Aichi Prefecture telah memulai kampanye yang sama, tetapi dengan batas waktu yang lebih ketat, yaitu orang tua diminta untuk menyita ponsel anak-anak mereka pukul 9 malam.

Sumber: WSJ Japan Real Time

Sumber Gambar: news.com.au