Anak Sekolah Dilatih Perang Cyber

rsz_warfare

Sementara sebagian anak-anak sekolah di Indonesia belum bisa menikmati internet, anak-anak sekolah di Inggris kini telah diberikan pelatihan menghadapi perang cyber. Hal ini benar adanya. Anak-anak sekolah usia 12-18 tahun di Inggris kini bisa mengikuti pelatihan perang cyber yang diberikan oleh Northrop Grumman, produsen pesawat pembom B-2 Stealth.

Raksasa produsen pesawat tempur tersebut bermitra dengan pemerintah Inggris untuk mengadakan Cyber Security Challenge UK yang melibatkan ribuan anak sekolah usia 12 hingga 18 tahun, kelompok pramuka, sekolah dan perguruan tinggi dalam kompetisi nasional cyber security.

Program yang disebut CyberCenturion akan memungkinkan siapa saja yang tertarik dalam dunia keamanan cyber untuk mendapatkan pengalaman nyata pertama mereka dari skenario dan tantangan yang dihadapi para profesional setiap hari.

Tujuannya adalah untuk mengatasi kekurangan keterampilan cyber security di Inggris dengan menginspirasi kaum muda terhadap karir di bidang sains, teknologi, engineering and mathematics (STEM), serta keamanan cyber.

Stephanie Daman, CEO of Cyber Security Challenge UK mengatakan program pendidikan Northrop Grumman cocok untuk orang-orang yang telah memiliki pengalaman menghadapi bug di dunia maya, tetapi belum menemukan cara untuk menerapkan pengetahuan mereka untuk tantangan keamanan cyber yang nyata.

Bila dilihat lebih jauh, pengenalan perang cyber sejak dini adalah sesuatu yang harus dilakukan saat ini. Dengan semakin terkoneksinya penduduk dunia di satu negara dengan negara lain, tantangan yang dihadapi berlipat ganda. Adalah sebuah usaha yang baik untuk mengenalkan anak-anak muda tantangan keamanan cyber agar mereka bisa lebih aware.

Semoga Indonesia bisa meniru hal ini dalam waktu dekat.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: Softpedia