Berinternet tanpa Iklan? Bayar 140 Pound

browsing_internet_25112

Kebanyakan pengguna internet tidak suka melihat banyaknya iklan yang muncul dalam satu situs tertentu. Iklan tersebut membuat pengalaman berinternet menjadi kurang menarik. Namun demikian, apa jadinya kalau di internet tanpa iklan?

Sebuah penelitian baru di Inggris menemukan fakta bahwa jika pengguna ingin internet tanpa iklan, tiap pengguna di Inggris harus membayar 140 pound per tahun. Angka 140 pound tersebut diperoleh dari jumlah uang yang dibelanjakan untuk digital advertising selama setahun di Inggris (6,4 miliar pound) dibagi dengan jumlah pengguna internet Inggris yang berjumlah 45 juta pengguna.

Survei yang dilakukan oleh Censuswide untuk Ebuzzing di Inggris ini mensurvey 1.400 orang di Inggris. Sebanyak 98% dari mereka yang disurvei mengatakan tidak bersedia membayar sejumlah 140 pound untuk memperoleh internet tanpa iklan. Survei tersebut juga menemukan bahwa sebagian besar pengguna menganggap iklan diperlukan untuk trade off agar internet tetap gratis, namun mereka berusaha keras untuk tidak melihat iklan.

Sebesar 63% dari yang disurvei mengatakan bahwa mereka melewati video iklan secara online secepat mungkin. Untuk usia 16 sampai 24 tahun, mereka yang melewati iklan video secara online malah naik menjadi 75%. Ini artinya pengguna memang tidak suka melihat iklan di internet.

Lebih dari seperempat dari yang disurvei mengatakan mematikan suara agar tidak mendengar iklan online, 16% menggunakan perangkat lunak anti iklan, dan 16% lainnya membuka tab baru. Ketika ditanya faktor yang akan membuat mereka lebih mungkin untuk menonton iklan video online, 34 persen responden mengatakan iklan harus relevan denganpengguna dan satu dari lima mengatakan mampu memilih iklan yang akan ditonton adalah penting.

Lebih dari seperempat mengatakan iklan harus lucu atau menghibur dan 21 persen ingin iklan pendek (kurang dari satu menit). 16 persen mengatakan iklan harus relevan dengan konten yang sedang dikonsumsi pada saat itu. Penelitian ini juga melihat secara khusus pada sektor aplikasi mobile dan menemukan bahwa 77 persen konsumen tidak pernah meng-upgrade ke versi dibayar untuk aplikasi mobile gratis.

Dengan fakta-fakta tersebut terlihat bahwa pengguna internet khususnya di Inggris menginginkan internet yang bebas iklan, namun mereka tidak ingin membayar. Selain itu, ada yang menganggap iklan adalah jalan tengah agar konten internet tetap bisa dinikmati secara gratis. Namun demikian, sebagian besar dari mereka ini pada dasarnya tidak ingin melihat iklan bahkan mencari cara untuk tidak melihat iklan dengan menggunakan perangkat lunak anti iklan.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar:  hereisthecity.com