Internet of Things Sangat Rentan Hacking

nest

Kemajuan internet kini bergeser kepada alat-alat yang terkoneksi dengan internet atau connected devices. Alat-alat ini biasanya dikategorikan sebagai internet of things, misalnya mobil yang terkoneksi internet, kulkas, smart TV, thermostat, dan webcam.

Kemajuan tersebut tentu patut disyukuri, namun demikian kemajuan tersebut menyisakan kekhawatiran di sisi keamanan. Kekhawatiran tersebut adalah apakah alat-alat ini cukup secure sehingga bisa digunakan oleh pengguna tanpa ragu. Misalnya jika mobil yang terkoneksi internet dapat dengan mudah disusupi peretas, tentu saja pengguna tidak akan mau menggunakannya.

Penelitian terakhir yang dilakukan oleh Hewlett-Packard menyatakan bahwa alat-alat internet of things  ternyata memiliki kerentanan yang tinggi terhadap peretas atau hacker. Hewlett-Packard menemukan 70 persen dari perangkat yang terhubung ke internet rentan terhadap beberapa bentuk hacking.

Dalam penelitian ini peneliti kemanan Hewlett-Packard menguji 10 perangkat yang tersambung ke internet yang paling populer, termasuk thermostat, smart TV dan webcam. Dari sailpengujian terungkap beberapa fakta  bahwa sejumlah kerentanan keamanan terdapat dalam perangkat tersebut. Dalam setiap perangkat yang berjumlah 10 tersebut ditemukan 25 kerentanan termasuk antarmuka web yang tidak aman, perlindungan perangkat lunak yang tidak cukup dan kurangnya enkripsi.

Sebagian besar perangkat gagal untuk meminta password yang kuat dan kompleks menggunakan karakter khusus dan angka. Beberapa perangkat bahkan memungkinkan password sederhana seperti 123456. Beberapa perangkat mengirimkan data yang tidak terenkripsi sehingga berpotensi mengekspos data pengguna dan potongan informasi berharga lainnya.

Sementara ini, perangkat yang tersambung ke internet tersebut masih dalam tahap perkembangan awal. Tentunya dengan adanya penelitian ini akan meningkatkan kesadaran terhadap masalah keamanan yang mungkin timbul karena perangkat di rumah dan kantor menjadi makin terhubung ke internet.

Bila kita lihat perkembangan, tren ke depan setelah masa kejayaan smartphone berlalu adalah internet of things. Diperkirakan, beberapa tahun ke depan alat-alat yang terkoneksi dengan internet selain smartphone dan tablet akan semakin banyak. Hal ini membutuhkan kepastian di sisi keamanan alat-alat tersebut agar tidak mudah disusupi oleh para peretas. Selain itu, tentu dengan keamanan yang lebih baik, informasi pengguna tidak tersebar ke mana-mana.

Sumber: Hewlett-Packard via Internation Business Times

Sumber Gambar: CNN