Snapchat Lebih Populer Dibandingkan Twitter

snapchat

Snapchat, aplikasi yang bisa mengirimkan pesan-pesan yang secara otomatis akan terhapus kini lebih populer dibandingkan Twitter. Dari data yang dirilis oleh Comscore, Snapchat menduduki posisi ketiga di bawah Instagram dan Facebook. Facebook sampai saat ini masih menjadi aplikasi paling populer dengan tingkat kepopuleran 75,6%. Kepopuleran aplikasi Snapchat bahkan mengalahkan Twitter yang hanya mampu berada di posisi keempat dengan tingkat kepopuleran 23,8%, sedangkan Snapchat 32,9%.

Menurut Comscore kepopuleran Snapchat tidak menunjukkan tanda-tanda melambat setelah beberapa waktu yang lalu menolak pinangan Facebook senilai 3 miliar dollar AS. Bahkan kini makin populer setelah berhasil menggeser Twitter sebagai aplikasi media sosial terpopuler ketiga setelah Facebook dan Instagram.

Hampir sepertiga dari mereka yang berusia 18 hingga 24 tahun kini menggunakan Snapchat. Jumlah ini merupakan peningkatan dua kali lipat dari kondisi di bulan November tahun yang lalu.

Popularitas Snapchat juga tumbuh di rentang usia 25 sampai 34 tahun dan pada kelompok usia lebih dari 35 tahun meskipun lebih lambat dibandingkan pada kelompok usia yang lebih muda.

Dari data yang dirilis Comscore ini dapat dilihat bahwa Facebook dan Instagram masih menjadi aplikasi yang paling populer yang berada di posisi nomor satu dan nomor dua. Namun demikian, popularitas Snapchat terus menunjukkan perkembangan sehingga hal ini perlu diawasi oleh Facebook dan Instagram. Instagram yang berada di posisi kedua dengan tingkat kepopuleran 43,1% merupakan aplikasi yang paling mungkin dikalahkan oleh Snapchat dalam beberapa waktu ke depan.

Popularitas Snapchat ini tentu tidak terlepas dari fitur hapus otomatis yang mereka berikan. Terlebih lagi, hampir tidak ada aplikasi media sosial yang cukup kuat untuk melawan fitur yang ditawarkan Snapchat sehingga menjadikan Snapchat sebagai satu-satunya aplikasi media sosial terdepan yang menawarkan fitur tersebut.

Facebook pernah memberikan perlawanan dengan merilis Poke, tetapi aplikasi ini tidak menarik dan kemudian dihapus. Setelah itu Facebook mencoba kembali dengan merilis aplikasi Slingshot, namun kemungkinan besar nasibnya tidak akan jauh berbeda dengan Poke.

Sumber: Comscore, Daily Mail

Sumber Gambar: hlntv.com