Cara Aman Wipe Perangkat Android Anda

rsz_samsunggalaxys4-backuphero

Sangat banyak pengguna smartphone Android yang ingin menjual kembali atau memberikan smartphone mereka secara cuma-cuma ke orang lain. Untuk melakukan hal tersebut, pengguna smartphone Android harus membersihkan (wipe) perangkat terlebih dahulu. Namun, tahukah anda bahwa cara biasa melakukan wipe tidaklah cukup untuk menghilangkan jejak file yang di perangkat Android tersebut?

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan keamanan Avast dengan cara membeli perangkat Android bekas di eBay menunjukkan bahwa perangkat yang telah di-wipe tersebut ternyata masih bisa di-recovery sehingga menampilkan file-file yang sudah di-wipe sebelumnya. Ini artinya identitas pengguna, video yang pernah diambil, foto, kontak dan aplikasi apa saja yang digunakan masih bisa dikenali meskipun perangkat Android tersebut sudah di-wipe dan pengguna sudah merasa aman.

Pertanyaannya bagaimana cara yang aman melakukan di perangkat Android? Untuk itu, ikuti langkah mudah berikut ini.

1. Enkripsi Perangkat 

Sebelum Anda melakukan wipe, lakukan enkripsi perangkat. Enkripsi ini membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga sebaiknya kondisi baterai berada di posisi 100%. Untuk melakukan enkripsi lihat bagian setting kemudian security dan encription. Nantinya anda diminta untuk memasukkan PIN.

Manfaat enkripsi ini adalah untuk mencegah bila mana setelah di-wipe masih ada data yang tertinggal. Dengan enkripsi dibutuhkan PIN untuk membuka data sehingga nantinya akan aman.

2. Factory Reset

Untuk menghapus semua data yang ada di perangkat Android, lakukan Factory Reset. Caranya sangat mudah, yaitu dengan memilih Factory Reset di bagian Backup and Reset. Dengan Factory Reset semua data yang ada di perangkat (mungkin) akan terhapus.

Mengapa disebut mungkin? Karena bisa saja melalui cara tertentu, data-data yang ada di perangkat dapat diambil kembali oleh orang lain yang nantinya memakai perangkat Android tersebut setelah Anda.

3. Masukkan Data Dummy

Sebenarnya langkah ini lebih bertujuan untuk melapisi wipe yang Anda lakukan. Setelah melakukan wipe, masukkanlah data-data palsu ke dalam perangkat tersebut, misalnya mendaftarkan kembali perangkat Android tersebut ke Google dengan alamat email yang baru yang dipalsukan. Masukkan foto profil palsu, alamat palsu, foto-foto yang diambil secara tidak beraturan dengan tidak melakukan tag di lokasi dan banyak data lainnya yang palsu, seperti kontak palsu.

4. Lakukan Kembali Factory Reset

Setelah memasukkan data-data palsu pada langkah ketiga, lakukan Factory Reset sekali lagi. Upaya ini akan menghapus data-data palsu yang anda masukkan sebelumnya dan menjadi makin sulit bagi orang lain yang menggunakan perangkat setelah anda untuk mengakses data-data Anda sebelumnya. Jikapun dapat di-recovey data yang akan muncul adalah data palsu yang Anda masukkan sebelumnya.

Selamat mencoba!

Sumber: CNet

Sumber Gambar: Android Central