Ingin Hidup Lebih Bahagia? Berjalan Kaki atau Bersepeda Saja!

lead_large

Banyak orang yang terlalu meremehkan betapa pentingnya jalan kaki, meskipun itu hanya 10 sampai 50 meter menuju kantor. Banyak juga yang terlalu mengandalkan hidup mereka kepada mobil pribadi atau motor sehingga enggan untuk mencoba bersepeda ke kantor atau bahkan jalan kaki.

Kemacetan yang sudah menjadi pemadangan sehari-hari secara signifikan dapat memengaruhi kondisi mental kita. Penelitian menemukan, naik kendaraan umum mungkin lebih menguntungkan daripada mengemudi mobil pribadi,  tetapi pada akhirnya aktif jalan kaki atau bersepeda adalah yang paling bermanfaat bagi kesejahteraan emosional kita.

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of East Anglia menunjukkan bahwa  makin lama orang-orang menghabiskan waktu komuter mereka dengan mobil pribadi, semakin buruk kesejahteraan psikologis mereka. Studi tersebut telah diterbitkan dalam jurnal Preventive Medicine dan menyimpulkan bahwa para pelaku komuter dengan mode perjalanan aktif berhubungan dengan tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi daripada mereka yang mengemudi atau menggunakan transportasi umum.

Selama rentang waktu 18 tahun, 18.000 pelaku komuter di Inggris ditanya dengan sejumlah pertanyaan untuk mengukur berbagai tingkat kesejahteraan mereka. Pertanyaan berkisar dari apakah pernah merasa bahagia dan tertekan? Apakah  mereka  mampu menikmati kegiatan sehari-hari? Tanggapan kemudian berkorelasi dengan jenis transportasi yang digunakan untuk tiba di tempat kerja. Temuan ini menambahkan bukti tambahan bahwa komuter aktif (suka berjalan kaki) dianggap lebih bahagia, pekerja yang lebih fokus.

Cukup menambahkan sepuluh menit berjalan kaki dalam perjalan bolak-balik anda setiap hari, hal tersebut sudah sangat cukup untuk mempertinggi kesejahteraan psikologis Anda. Keuntungan secara psikologis dari melakukan kegiatan bolak-balik dengan menambahkan jalan kaki sangat terasa sehingga mengemudi kendaraan pribadi menjadi pilihan yang terakhir. Bahkan jika untuk pergi bekerja Anda dapat berkendara dalam waktu 10 menit, memilih berjalan kaki selama satu jam mungkin lebih baik untuk kesejahteraan Anda.

Studi tersebut menunjukkan betapa pentingnya peranan jalan kaki bagi kesejahteraan psikologis mereka yang melakukan perjalanan bolak-balik ketika bekerja. Bila kita lihat kota yang selalu macet seperti Jakarta menimbulkan banyak keluhan dari mereka yang menggunakan kendaraan pribadi sehingga hal ini membuat kesejahteraan psikologis mereka lebih rendah. Keluhan macet sangat mudah kita temukan di media sosial seperti Twitter.

Sudah saatnya para pekerja yang selalu bolak-balik setiap hari tersebut beralih ke kendaraan umum dan berjalan kaki ke kantor meskipun jaraknya cukup dekat agar mereka bisa lebih bahagia dan tidak selalu mengeluh.

Sumber: CityLab

Sumber Gambar: Shutter Stock via CityLab