Digital by Default Terkendala Verifikasi Identitas

rsz_digital-by-default-service-standard

Inggris kini sedang menuju layanan pemerintah digital by default setelah 2/3 jalan dari proyek 2 tahun digitalisasi 25 layanan pemerintah yang paling banyak digunakan kini telah dilalui. Namun demikian hingga saat ini terdapat kendala besar pada kemampuan pemerintah untuk membuat pelayanan publik tersebut full digital, yaitu kurangnya metode yang dapat diandalkan untuk memverifikasi idenititas seseorang melalui web.

Hal ini berarti bahwa, meskipun masyarakat dapat mengajukan permohonan paspor baru online, mereka masih harus mencetak formulir pendaftaran dan mengembalikannya ke Passport Office bersama dokumen pendukung. Demikian juga meskipun masyarakat dapat melihat catatan mengemudi mereka secara online, mereka tidak dapat mengubah alamat di SIM tanpa menunjukkan paspor dan bukti alamat ke Driver and Vehicle Licensing Agency (DVLA). Seterusnya meskipun masyarakat dapat mendaftar untuk memilih secara online, mereka tidak dapat memilih kecuali berjalan ke TPS atau mengirimkan surat suara di pos.

Masalah ini dalam beberapa minggu ke depan tampaknya akan selesai setelah Government Digital Service (GDS) Inggris (unit Kantor Kabinet yang bertanggung jawab untuk transformasi digital pemerintah) akan mulai meluncurkan cara baru bagi masyarakat untuk memverifikasi identitas mereka saat berinteraksi dengan layanan digital pemerintah.

Layanan verifikasi tersebut dikenal sebagai GOV.UK Verify, sebuah alat yang memungkinkan pengguna untuk memilih dan mendaftar dengan layanan provider identitas dan kemudian menggunakan identitas asli mereka untuk mengakses layanan digital. Saat peluncuran, pengguna akan dapat memilih antara dua provider identitas, yaitu  Experian dan Verizon. Pada akhir tahun, Digidentity dan kantor pos  juga akan dimasukkan dalam daftar provider.

Untuk mendaftar dengan penyedia identitas pengguna harus memberikan nama, jenis kelamin, alamat dan tanggal lahir. Mereka juga harus memberikan setidaknya dua bukti yang menunjukkan mereka adalah orang yang sebenarnya dengan menunjukkan bukti seperti SIM atau rekening bank.

Provider layanan identitas kemudian akan melakukan cek latar belakang dan serangkaian pemeriksaan untuk memverifikasi bahwa orang tersebut adalah yang mereka katakan. Pemeriksaan ini dapat bervariasi tergantung pada tingkat jaminan layanan yang dibutuhkan, tetapi dapat mencakup pemeriksaan kontra penipuan dan catatan aktivitas.

Semua provider identitas telah disertifikasi untuk memverifikasi identitas pengguna hingga ke tingkat yang telah ditetapkan untuk memenuhi standar pemerintah. Setiap informasi yang disimpan oleh provider identitas harus disimpan dengan aman dan ditangani sesuai dengan hukum perlindungan data dan provider tidak diperkenankan untuk menggunakan data pengguna untuk  tujuan lain tanpa persetujuan pengguna.

Seluruh proses tidak lebih dari 10 menit dan sekali pengguna telah berhasil terdaftar dengan provider identitas mereka dapat masuk ke layanan pemerintah menggunakan proses otentikasi dua faktor sederhana. Ini berarti mereka harus memasukkan nama pengguna dan password, dan kemudian mereka akan dikirim kode ke ponsel mereka atau dikirim manual yang kemudian harus diketikkan ke website.

Apa yang dilakukan Inggris ini adalah suatu upaya yang sangat bagus untuk memastikan layanan pemerintah digital by default. Tampaknya tinggal menunggu waktu saja, pemerintah Inggris akan segera menyelesaikan proyek dua tahun tersebut.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: office.gov.uk