Dipenjara karena Cetak Senjata 3D

download

 

Teknologi cetak tiga dimensi merupakan teknologi yang makin banyak digunakan, tidak terkecuali untuk membuat senjata. Baru-baru ini seorang pria Jepang ditangkap dan dihukum dua tahun penjara karena mendowload dan mencetak lima senjata plastik yang dua di antaranya bisa menembakkan peluru tajam.

Pria Jepang bernama Yoshitomo Imura dan berusia 28 tahun ini merupakan orang pertama  yang menerima hukuman penjara karena merancang dan mencetak sejanta 3D.

Ia ditangkap pada bulan Mei di rumahnya di Kawasaki dan dijatuhi hukuman  dua tahun karena membuat senjata api mematikan oleh Pengadilan Distrik Yokohama di Jepang, sebuah distrik dengan undang-undang senjata sangat ketat.

Mantan karyawan dari Shonan Institute of Technology diyakini menjadi orang pertama yang dipenjara kerana mencetak senjata 3D yang menimbulkan kekhawatiran bagi polisi di seluruh dunia. Ia juga merilis data desain 3D untuk senjata dalam video yang diposting ke YouTube.

Dalam satu video yang diposting tahun lalu, Imura merakit pistol kaliber 38 dari potongan plastik yang dicetak secara 3D, beberapa pin logam, sekrup dan karet gelang dan kemudian menguji tembakan dengan peluru kosong.

Ia menuliskan dalam deskripsi video agar ada kebebasan senjata bagi semua orang. Diperkirakan Imura membeli printer 3D seharga 636,09 dollar AS secara online.

Bisa diperkirakan bahwa teknologi cetak 3D ini selain bermanfaat juga menimbulkan kerugian tertentu jika digunakan untuk tujuan yang salah. Mencetak senjata salah satunya. Nantinya bila teknologi ini terus berkembang dan bisa dinikmati setiap orang pada harga yang lebih murah, bukan tidak mungkin setiap orang bisa mencetak senjata 3D mereka sendiri.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: squarespace.com