Perempuan Perintis Bidang Teknologi

ada-lovelace-portrait

Banyak yang mengatakan dunia teknologi terlalu berorientasi laki-laki. Setidaknya kita melihat saat ini, laki-laki sedemikian berkuasa di dunia teknologi, terutama kalau dilihat dari jumlah laki-laki yang menjadi CEO perusahaan teknologi, bahkan di dalam daftar susunan direktur perusahaan teknologi, tidak banyak perempuan yang menonjol. Namun, tahukah Anda bahwasanya perempuan tidaklah jauh dari dunia teknologi, bahkan sebagian mereka adalah perintis teknologi penting yang kini menjadi sangat berkembang? Siapa saja perempuan tersebut?

1. Ada Lovelace

Ada Lovelace  berbakat matematika sehingga kemudian belajar dan berteman dengan Charles Babbage. Mereka berdua  saling berkorespondensi secara teratur tentang Analytical Engine, sebuah desain teoritis Babbage untuk mesin mekanik yang secara otomatis melakukan perhitungan.

Lovelace pernah menterjemahkan artikel tentang mesin yang dibuat oleh seorang insinyur Italia, tetapi ia menambahkan catatan tentang bagaimana sebuah algoritma dapat dijalankan pada mesin untuk menghitung angka Bernoulli. Hal ini secara luas dianggap sebagai program komputer pertama di dunia meskipun sebuah Analytical Engine tidak pernah dibangun karena kendala finansial dan tidak akan pernah bisa diuji.

Untuk menghargai jasanya, Departemen Pertahanan Amerika Serikat membuat sebuah bahasa komputer yang disebut Ada. Pada tahun 2012 Google mengingatkan orang terhadap Lovelace dengan Google Doodle pada ulang tahunnya yang ke-197. Warisan abadinya bagi perempuan muda di bidang teknologi juga diingat dengan Ada Lovelace Day yang didedikasikan untuk penghargaan atas prestasi perempuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

2. Edith Clarke

Lahir di Maryland pada tahun 1883, Edith Clarke menjadi yatim piatu pada usia 12 tahun dan menggunakan warisannya untuk belajar matematika dan astronomi di Vassar College. Dia kemudian bekerja sebagai manusia komputer yang melakukan perhitungan dengan tangan yang pada hari ini dilakukan oleh mesin untuk peneliti George Campbell yang bekerja pada pemodelan transmisi listrik jarak jauh.

Dia menjadi wanita pertama yang menyelesaikan gelar master di bidang teknik listrik di MIT dan menciptakan kalkulator Clarke yang memungkinkan para insinyur untuk melaksanakan persamaan sistem listrik hingga sepuluh kali lebih cepat dari metode yang ada.

3. Grace Murray Hopper

Grace Murray Hopper adalah salah satu orang pertama yang memprogram komputer Harvard Mark I yang digunakan antara lain untuk melakukan perhitungan untuk proyek Manhattan yang membuat bom atom selama bagian akhir dari Perang Dunia II.

Dia juga menemukan compiler pertama untuk bahasa pemrograman dan mempopulerkan konsep bahasa yang independen dari perangkat keras tertentu dan dapat dikompilasi untuk berjalan di komputer manapun. Ia juga merupakan sumber dari istilah debugging.

3. Radia Perlman

Radia Perlman sering disebut ibu internet karena kontribusinya dalam spanning-tree protocol (STP).

4. Emmy Noether

Lahir di Jerman pada tahun 1882 dan dididik di University of Erlangen di mana ayahnya mengajar di matematika, Emmy Noether disebut oleh Albert Einstein sebagai salah satu wanita paling penting dalam sejarah matematika. Teorema Noether membantu menjelaskan hubungan antara simetri dan konservasi dalam hukum fisika.

5. Programmer ENIAC

Enam perempuan yang tergabung dalam programmer ENIAC adalah Kathleen Antonelli, Jean Jennings Bartik, Frances Snyder Holberton, Marlyn Wescoff Meltzer, Frances Bilas Spence dan Ruth Lichterman Teitelbaum. ENIAC adalah komputer pertama dengan tujuan umum yang bisa diprogram untuk melakukan berbagai perhitungan, bukan seperti mesin pendahulunya yang dibuat khusus untuk melaksanakan satu algoritma.

Nah, ternyata perempuan sejatinya tidak jauh dari teknologi, kan?

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: Ubergizmo