Sweetie, Gadis Virtual 10 Tahun, Penjarakan Predator Anak

_70913692_sweetie

Masih ingat Sweetie? Sweetie adalah gadis virtual berusia 10 tahun yang digunakan untuk menjerat para predator anak di internet. Sweetie yang berupa digital avatar ini digunakan untuk mengindentifikasi 1.000 predator anak yang menggunakan webcam dalam operasi penjaringan global. Operasi yang menggunakan Sweetie ini berhasil menangkap seorang predator anak yang bermukim di Australia.

Keberhasilan tersebut  diyakini sebagai penangkapan pertama sejak avatar diciptakan tahun lalu oleh kelompok hak asasi Belanda, Terre des Hommes. Predator anak bernama Scott Robert Hansen berusia 37 mengaku bersalah atas tiga dakwaan di pengadilan Brisbane, yaitu memiliki gambar pelecehan seksual anak dan mengirim gambar cabul dirinya kepada Sweetie.

Pekerja dari organisasi amal Terre des Hommes menyamar di chatroom selama sepuluh minggu tahun lalu. Mereka menyamar sebagai perempuan Filipina dan menggunakan Sweetie untuk memikat predator potensial melalui webcam. Terre des Hommes mengatakan bahwa mereka tidak pernah aktif mendekati predator anak, melainkan menunggu mereka untuk menghubungi Sweetie dan semua percakapan dengan predator anak tersebut akan berhenti setelah predator anak menawari  gadis muda tersebut uang untuk melakukan tindakan seksual. Tujuan penyamaran ini adalah untuk menjelaskan tumbuhnya eksploitasi anak berbasis webcam yang telah menjerat ribuan korban di Filipina saja.

Sebanyak lebih dari 20.000 pengguna webcam dari 71 negara mendekati Sweetie dengan permintaan untuk pertunjukan cabul selama operasi sepuluh minggu, dimana 1.000  di antaranya dapat diidentifikasi. Terre des Hommes telah memberikan nama mereka kepada pihak berwenang di Inggris, AS, dan negara-negara lain, meskipun Interpol menyuarakan keprihatinan atas tindakan organisasi nonpemerintah tersebut menjadi ujung tombak investigasi kriminal.

Operasi tersebut menyebabkan penangkapan 46 orang di Australia dan investigasi lain yang sedang berlangsung. BBC News telah memperoleh transkrip percakapan Hansen dengan Sweetie. Chat Log menunjukkan bahwa Hansen bertanya kepada Sweetie apakah ia pernah melihat seorang pria telanjang sebelumnya sebelum menyalakan kamera pada dirinya dan melakukan tindakan seksual.

Sumber: news.com.au via The Verge

Sumber Gambar: BBC