Anak Lebih Cepat Dewasa Karena Facebook dan Ponsel

kids-and-fb

 

Kemajuan media sosial Facebook dan teknologi ponsel telah membuat anak lebih cepat dewasa dibandingkan sebelum-sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh sebuah survei di Inggris yang dilakukan terhadap 2.000 lebih orang tua dengan anak berusia 8 sampai 12 tahun.

Tentunya tidak hanya Facebook dan situs media sosial serta ponsel (gadget umumnya) yang membuat anak-anak lebih cepat dewasa dibandingkan sebelumnya, tetapi juga Google. Mayoritas orang tua dalam jajak pendapat tersebut mengaku prihatin anak-anak mereka tumbuh terlalu cepat dan 77 persen orang tua menyalahkan web/internet.

Hal yang menyebabkan cepat dewasanya anak-anak khususnya adalah  peer pressure, sejumlah besar informasi yang mereka lihat online, dan jaringan sosial. Orang tua yang disurvei juga mengungkapkan 70 persen dari anak-anak mereka, berusia 12 tahun ke bawah, sekarang menggunakan internet tanpa pengawasan.

Survei atau jajak pendapat tersebut diadakan oleh sebuah perusahaan keamanan, yaitu BullGuard. Lebih dari 2.000 orang tua dengan anak-anak berusia antara 8 dan 12 diajukan pertanyaan tentang anak-anak mereka, kebiasaan dan perilaku mereka.

Hampir setengah dari orang tua mengatakan mereka merasa tertekan untuk membelikan anak-anak mereka gadget terbaru. Sementara 50 persen membiarkan anak-anak mereka menggunakan web tanpa pengawasan, dan men-download aplikasi pada usia 10 tahun. Secara rata-rata, setengah dari orang tua mengatakan mereka nyaman atau membiarkan anak membuat akun Facebook pada usia 12 tahun.

Data tersebut tentu sangat patut diperhatikan orang tua. Oleh karena interaksi dengan internet, media sosial, dan gadget, anak-anak cenderung dewasa lebih cepat, mungkin dewasa sebelum waktunya. Hal ini butuh perhatian yang saksama dari orang tua, terutama untuk mengawasi anak mereka ketika menggunakan internet, media sosial dan gadget.

Sekali lagi sangat penting orang tua menjalankan digital parenting yang baik agar anak-anak tumbuh dan dewasa secara alami tanpa dipengaruhi oleh internet, media sosial dan gadget.

Sumber: Daily Mail

Sumber Gambar: msocialh.com