Facebook Bagikan Kecenderungan Politik Pengguna

facebook-mar-11

Pemilihan presiden 2016 di Amerika Serikat masih jauh. Namun hal itu bukan alasan bagi media seperti BuzzFeed dan ABC News untuk mencari tahu kecenderungan politik pemilih. Caranya adalah dengan bekerja sama dengan media sosial terbesar saat ini Facebook untuk melihat kecenderungan politik pengguna Facebook di AS.

Facebook dilaporkan telah mulai mendalami posting publik pengguna untuk melihat pandangan politik mereka dan akan memberikan temuannya kepada ABC News dan BuzzFeed untuk membantu liputan mereka tentang pemilihan presiden 2016 di AS.

Sebagai bagian dari percobaan, Facebook akan mengkategorikan update status tentang politisi dan isu-isu kebijakan oleh pengguna dewasa Facebook di Amerika Serikat sebagai positif, negatif atau netral. Data akan memandu laporan ABC dan BuzzFeed pada kecenderungan politik demografi tertentu.

Data Facebook terlebih dahulu akan digunakan oleh ABC News selama liputan pemilu paruh waktu, khususnya yang membahas isu-isu calon presiden 2016, sedangkan BuzzFeed akan menggunakan data secara teratur untuk analisis politik.

Seorang juru bicara Facebook mengatakan bahwa Facebook hanya akan melihat pada update status publik dan tidak mengambil data dari pesan pribadi atau balasan ke posting pengguna lain. Facebook juga menekankan bahwa data yang dikumpulkan akan bersifat anonim sebelum diserahkan ke ABC dan BuzzFeed.

Janji yang dikemukakan Facebook tersebut mungkin hanya pepesan kosong sebab sebuah survei terbaru dari 4.000 orang Amerika menemukan bahwa 82,9 persen responden tidak mempercayai perlakuan Facebook terhadap informasi pribadi mereka.

Sentimen tersebut hampir pasti ada hubungannya dengan sejarah panjang perlakuan Facebook terhadap pengguna. Facebook melakukan analisis browsing pengguna dan menjual data kepada perusahaan pihak ketiga untuk iklan tertarget. Facebook juga telah berbagi data dengan perusahaan lain tentang bagaimana penggunanya membahas acara televisi. Politik dengan demikian adalah jalan baru bagi Facebook untuk menambang informasi pengguna sebab menurut data Pew Internet 48 persen orang Amerika membaca berita politik di Facebook.

Sumber: Huffington Post

Sumber Gambar: sanfranciscosentinel.com