Mantan Bankir Perkarakan Google ke Pengadilan

rsz_google-headquarters-sign

Pengadilan Tinggi di Inggris akan mendengarkan kasus mantan bankir yang meminta Google untuk memblokir materi keji tentang dirinya yang beredar di internet. Materi keji tersebut terutama postingan kasar yang menyebutnya pembunuh dan pedofil.

Daniel Hegglin, mantan bankir tersebut meminta Google untuk memblokir situs-situs yang salah menyebutnya sebagai pedofil dan pembunuh dalam sidang yang berpotensi menjadi kasus besar. Daniel Hegglin yang saat ini tinggal di Hong Kong, bekerja di Morgan Stanley selama 24 tahun. Ia ingin mesin pencari Google memblokir akses ke lebih dari 3.600 situs yang memuat materi keji dan kasar yang ditulis oleh anonim tentang dirinya.

Kasus ini mendahului kesediaan Google terhadap hak untuk dilupakan dan sama sekali terpisah. Awal tahun ini, Hugh Tomlinson atas nama Hegglin mengatakan kasus tersebut bukan hak untuk dilupakan, tetapi tentang peredaran materi yang kasar dan keji.

Google telah meminta Hegglin untuk memberikan daftar link web yang ingin dihapus, tetapi pengacaranya mengklaim hal tersebut akan menjadi mahal, memakan waktu, dan tidak efektif, dan ingin solusi yang lebih permanen melalui pengadilan.

Hegglin mencari ketetapan hukum dari pengadilan yang akan memaksa Google untuk memblokir situs dari hasil pencarian di Inggris dan Wales. Ia mengklaim  mesin pencari Google telah memfasilitasi dibacanya materi keji tentang dirinya, meskipun Google tidak menulisnya.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: Digital Trends