Seberapa Produktif Bekerja dari Rumah?

working-from-home-_2268774b

 

Bekerja dari rumah kini menjadi pilihan banyak orang. Daripada menghadang lalu lintas yang macet, jarak kantor yang cukup jauh dan menghindari energi yang terbuang sia-sia ketika melakukan perjalanan ke kantor, banyak orang memilih untuk bekerja dari rumah atau bekerja mobile tanpa harus terikat kehadiran di kantor.

Di Inggris tren bekerja dari rumah atau mobile kini sedang naik. Menurut data terakhir, sebanyak 40% pekerja bekerja secara jarak jauh, baik penuh maupun paruh waktu. Tren ini kemudian membawa dampak lain, yaitu ramainya titik-titik tempat karyawan melakukan pekerjaan atau meeting, misalnya kedai kopi.

Kedai kopi Costa misalnya, di Inggris mengklaim telah mencatat peningkatan pelanggan yang menggunakan toko mereka untuk bekerja atau mengadakan pertemuan klien dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut data O2 pada awal tahun 2014 yang lalu laptop portabel dan tablet ditambah dengan peningkatan adopsi dan perbaikan fasilitas WiFi di kedai kopi dan kafe telah menyebabkan sekitar 131 juta jam dihabiskan untuk bekerja dari tempat tersebut setiap minggu.

Namun demikian, peningkatan jumlah jam kerja di tempat tersebut tidak berkorelasi positif dengan produktivitas pekerja/pegawai. Penelitian baru menunjukkan bahwa tiga perempat dari karyawan Inggris merasa kurang produktif ketika jauh dari meja (kantor)  mereka daripada ketika mereka sedang duduk di lingkungan kantor. Alasan utama adalah kurangnya teknologi untuk bekerja jarak jauh secara efektif.

Selain itu, masalah motivasi dan kepercayaan juga hambatan untuk kerja jarak jauh yang produktif. Ketika bekerja dengan perangkat milik sendiri di rumah, beberapa pekerja merasa perlu untuk menangani tugas-tugas rumah tangga biasa atau kurang wajib bekerja keras seperti ketika berada di kantor di bawah pengawasan boss.

Fakta tersebut agak  mengejutkan karena ternyata begitu sedikit pekerja yang merasa produktif saat bekerja di rumah atau jauh dari kantor mengingat tren saat ini adalah tenaga kerja mobile.

Untuk memotivasi pekerja agar bisa lebih produktif selama bekerja jauh dari kantor atau di rumah perlu pemberian akses remote ke jaringan karyawan, menyediakan staf dengan laptop dan tablet dan melatih mereka bagaimana menggunakannya dengan benar.

Perlu diketahui bahwa layanan cloud, video conference dan smartphone secara signifikan bisa meningkatkan produktivitas. Namun jika tidak diketahui penggunaannya untuk bekerja secara benar, alat-alat tersebut akan sia-sia. Oleh sebab itu selain memberikan alat, ada baiknya pemberi kerja memberikan pelatihan bekerja secara produktif ketika jauh dari kantor.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: The Telegraph