Twitter Intip Aplikasi yang Dipasang di Smartphone/Tablet

twitter_2094423b

Twitter akan mulai mengintip aplikasi apa saja yang dipasang pengguna di smartphone dan tablet untuk lebih memberikan pengalaman bagi pengguna.

Hal ini diungkapkan dalam sebuah postingan blog di halaman web pusat bantuan Twitter. Twitter akan mulai mengumpulkan informasi pada semua aplikasi pengguna yang ada pada ponsel dan tablet mereka. Media sosial ini  mengatakan langkah tersebut akan memungkinkan mereka untuk menargetkan pengguna Twitter dengan iklan yang disesuaikan atau iklan tertarget.

Twitter mengatakan akan menargetkan pengguna yang menggunakan aplikasi pada semua perangkat mobile yang menjalankan iOS Apple dan sistem operasi Google Android.

Twitter berdalih bahwa hal ini akan membantu membangun pengalaman Twitter lebih pribadi untuk pengguna. Twitter mengumpulkan dan kadang-kadang memperbarui daftar aplikasi yang diinstal pada perangkat mobile pengguna sehingga dapat memberikan konten yang disesuaikan sehingga pengguna mungkin akan tertarik.

Twitter yang kini memiliki 284 juta pengguna aktif bulanan mengatakan bahwa mereka hanya akan mengumpulkan nama-nama aplikasi pada perangkat bukan data dalam program atau aplikasi tersebut.

Informasi yang dikumpulkan tersebut disebut graph data dan akan digunakan untuk meningkatkan siapa yang akan di-follow  karena berbagi minat yang sama, menambahkan tweet, akun atau konten lainnya ke timeline pengguna yang menurut Twitter menarik minat pengguna dan menunjukkan konten promoted tweet yang lebih relevan.

Twitter akan secara otomatis menambahkan pengguna ke layanan pengumpulan data baru tersebut, namun tidak menjelaskan bagaimana cara untuk mematikan hal tersebut.

Langkah Twitter ini patut dipikirkan oleh pengguna. Jika dirasa menganggu privasi, akan ada baiknya untuk menghapus aplikasi Twitter resmi tersebut dari perangkat dan menggantinya dengan aplikasi ketiga yang lebih bagus dari sisi privasi.

Keputusan tersebut juga memperlihatkan arah monetisasi Twitter melalui promoted Tweet yang akan semakin sering terlihat di timeline. Dengan melihat aplikasi apa saja yang dipakai pengguna, Twitter akan mampu mengarahkan minat pengguna kepada hal-hal yang mereka sukai melalui promoted tweet, siapa yang akan di-follow dan lainnya.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: The Telegraph