Webcam Memungkinkan Hacker Mengintip

rsz_maxresdefault

Apakah Anda memasang webcam atau kamera keamanan di rumah? Hati-hati mungkin saja kehidupan Anda di dalam rumah yang telah dipasangi webcam atau kamera keamanan tersebut justru menjadi terlihat karena ulah hacker.

Pemilik kamera yang tersambung ke internet telah menjadi mangsa hacker Rusia yang menciptakan sebuah website untuk menyiarkan kehidupan di dalam rumah mereka. Situs atau website tersebut melakukan live streaming untuk memperlihat bayi yang tertidur di ranjang bayi, keluarga di rumah dan informasi bisnis yang berpotensi sensitif dari kantor

Kamera keamanan di rumah dan di kantor di seluruh dunia rentan terhadap hacker karena pemiliknya belum mengubah default password, sebuah kerentanan yang memungkinkan website Rusia memanfaatkannya untuk membuat indeks live stream yang bisa ditelusuri.

Dengan mengunjungi website/situs Rusia tersebut, pengunjung bisa menonton pekerja sedang mengerjakan pekerjaan mereka di kantor-kantor, gudang dan pabrik dan orang-orang bersantai di rumah mereka sendiri. Di Inggris, sebanyak 584 kamera video rentan terdaftar di situs tersebut.
Hal ini sangat mengkhawatirkan karena banyak dari kamera tersebut memonitor bayi dan difokuskan pada anak-anak yang tidur di tempat tidur mereka.

Sumber masalahnya adalah dari kamera keamanan yang tersambung ke internet dan webcam yang memiliki fitur  memungkinkan pemilik untuk login dari jarak jauh dan memeriksa bahwa rumah atau kantor mereka aman. Fitur tersebut sebenarnya  berguna, tetapi juga salah satu yang terbuka untuk penyalahgunaan jika password yang digunakan tidak kuat.

Perlu diketahui bahwa banyak orang memilih untuk membiarkan password pada perangkat (webcam atau kamera keamanan) seperti saat perangkat dibeli atau default password. Hal ini menjadi jalan masuk bagi orang yang memindai internet untuk perangkat tersebut dan mencoba untuk login. Website Rusia menempatkan secara bersama-sama stream dari perangkat tersebut dan mencantumkannya dalam indeks menurut negara dan lokasi yang bisa ditonton oleh siapapun.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: YouTube