Anak Muda Tidak Bisa Memperbaiki Gadget

electronic-rubbish_3149442b

Oleh karena segala sesuatu tampaknya makin mudah untuk dibeli atau digantikan, anak-anak muda zaman sekarang cenderung tidak bisa lagi memperbaiki kerusakan kecil yang dialami oleh gadget mereka. Setidaknya hal ini dikhawatirkan seorang profesor di Inggris yang melihat kecenderungan pengguna gadget yang hanya bisa menerima gadget bekerja dan tidak tahu apa yang harus dilakukan bila gadget mengalami kerusakan atau ada sesuatu yang salah di gadget tersebut.

Danielle George, Profesor Teknik Radio Frekuensi, di University of Manchester mengklaim bahwa mereka yang berada di bawa usia 40-an berharap semua gadget bisa bekerja dan tidak tahu apa yang harus dilakukan bila ada sesuatu yang salah dengan gadget mereka.

Tidak seperti generasi sebelumnya yang akan melakukan sesuatu dan memperbaiki, anak muda zaman sekarangcenderung akan membuang peralatan rusak dan membeli yang baru.Padahal gadget rusak tersebut bisa diperbaiki dengan hanya pengetahuan singkat teknik dan elektronik.

Kecenderungan tidak mau memperbaiki gadget yang rusak meskipun kerusakan kecil tersebut tentu memprihatikan. Dengan membuangnya artinya sampah elektronik akan terus meningkat. Selain itu, gadget yang rusak itu sebenarnya masih dapat dipakai dengan memperbaikinya. Memperbaiki gadget yang rusak tersebut ternyata kadang hanya membutuhkan sedikti pengetahuan tengan teknik dan elektronik. Untuk itu, sebelum membuang atau membeli gadget baru, ada baiknya gadget lama tersebut diperbaiki sendiri terlebih dahulu.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: The Telegraph