Fingerprint Belum Tentu Aman

iphone-fingerprint

Saat ini semakin banyak produsen gadget terutama smartphone yang menggunakan fingerprint (sidk jari) untuk memberikan lapisan keamanan bagi gadget. Apple merilis fingerprint untuk iPhone dan iPad beberapa waktu yang lalu kemudian diikuti oleh banyak produsen lainnya seperti Samsung.

Fingerprint mungkin sebuah langkah maju untuk mengunci gadget agar tidak bisa dibuka sembarang orang, namun fingerprint belum tentu sepenuhnya aman.

Baru-baru ini Chaos Computer Club, asosiasi hacker terbesar di Eropa mengklaim bisa mereproduksi sidik jari dari beberapa foto yang menunjukkan jari. Pada konvensi tahunan Chaos Computer Club ke-31 di Hamburg, Jerman, Jan Krissler yang juga dikenal dengan Starbug menjelaskan bagaimana ia bisa menyalin sidik jari Menteri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen.

Sebelumnya kita sudah mengetahui bagaimana sidik jari seseorang dapat disalin karena menyentuh objek apapun yang permukaannya halus (seperti kaca atau smartphone). Namun, Krissler menunjukkan bagaimana atribut biometrical dapat ditiru tanpa harus terlebih dahulu menyentuh benda-benda fisik.

Ia menjelaskan bagaimana sidik jari bisa diambil dari seseorang di acara-acara publik dengan hanya menggunakan kamera foto standar. Krissler mengatakan ia menggunakan perangkat lunak yang tersedia secara komersial disebut VeriFinger dan tidak perlu usaha esktra keras. Sumber utama adalah gambar close up  jari von der Leyen yang diperoleh saat konferensi pers di bulan Oktober, bersama dengan foto-foto yang diambil dari sudut yang berbeda untuk mendapatkan gambar sidik jari lengkap.

Jika ada yang benar-benar dapat menggunakan metode ini dengan mudah seperti yang dijelaskan di atas tentu bisa menjadi pukulan besar bagi penggunaan sidik jari untuk tujuan keamanan. Namun demikian, tentu metode sidik jari tiba-tiba tidak berguna msekipun ada cara mudah untuk mereproduksinya.

Langkah-langkah keamanan yang sempurna tidak ada dan sidik jari pasti masih memiliki tempat untuk digunakan sebagai piranti keamanan. Sidik jari masih lebih aman daripada kode PIN dalam banyak kasus dan selalu dapat digunakan bersama dengan PIN atau password untuk tambahan beberapa lapisan keamanan.

Sumber: Venture Beat

Sumber Gambar: Ars Technica