Operasi AuroraGold NSA Memata-matai Pengguna Ponsel seluruh Dunia

130606191546-nsa-logo-story-top

Berita tentang operasi mata-mata yang dilakukan National Security Agency (NSA) Amerika Serikat belumlah habis. Dalam rilis terbaru yang dipublikasikan oleh The Intercept, NSA telah melakukan operasi AuroraGold untuk melakukan pengintaian terhadap pengguna ponsel di seluruh dunia.

Pada bulan Maret 2011, dua minggu sebelum intervensi Barat terhadap Libya, pesan rahasia dikirimkan ke NSA. Sebuah unit intelijen yang berada di bawah komando militer AS di Afrika membutuhkan bantuan militer AS untuk melakukan hack terhadap  jaringan ponsel Libya dan memantau pesan teks.

Untuk NSA, tugas tersebut mudah. Badan ini telah memperoleh informasi teknis tentang sistem internal operator ponsel dengan memata-matai dokumen yang dikirim antara karyawan perusahaan dan rincian tersebut akan memberikan cetak biru yang sempurna untuk membantu militer masuk ke dalam jaringan.

Bantuan NSA dalam operasi militer di Libya, bukanlah kasus yang berdiri sendiri. Kasus tersebut  merupakan bagian dari program pengawasan global yang jauh lebih besar dalam lingkup dan konsekuensi yang menargetkan tidak hanya di negara-negara yang saling bermusuhan.

Menurut dokumen yang diberikan kepada Intercept oleh Edward Snowden, NSA telah memata-matai ratusan perusahaan dan organisasi internasional, termasuk di negara-negara sekutu dekat Amerika Serikat dalam upaya menemukan kelemahan keamanan dalam teknologi ponsel yang dapat dimanfaatkan untuk program pengawasan/mata-mata.

Dokumen tersebut juga mengungkapkan bagaimana NSA berencana untuk secara diam-diam memasukkan kelemahan baru ke dalam sistem komunikasi sehingga mereka dapat melakukan penyadapan. Taktik ini merupakan taktik kontroversial yang oleh ahli keamanan disebut bisa mengekspos pengguna ponsel umum kepada hacker kriminal.

Operasi tersebut diberi kode/nama AuroraGold. Operasi rahasia ini telah memantau isi pesan yang dikirim dan diterima oleh lebih dari 1.200 akun email yang terkait dengan operator jaringan ponsel utama, mencegat paper rahasia perencanaan perusahaan sehingga membantu NSA untuk melakukan hack ke jaringan telepon.

Salah satu sasaran pengawasan prestisius NSA adalah GSM Association, sebuah grup perdagangan berpengaruh yang bermarkas di Inggris dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar yang berbasis di AS termasuk Microsoft, Facebook, AT & T, dan Cisco, dan saat ini sedang didanai oleh pemerintah AS untuk mengembangkan teknologi peningkatan privasi.

Karsten Nohl, ahli keamanan ponsel terkemuka dan kriptografer mengatakan rincian yang terdapat dalam dokumen AuroraGold menunjukkan ruang lingkup yang luas dari operasi tersebut sehigga bisa memastikan informasi tersapu bersih serta bertujuan untuk memastikan hampir setiap jaringan ponsel di dunia bisa diakses oleh NSA.

Sumber: The Intercept

Sumber Gambar: CNN