Ponsel Tidak Berbahaya bagi Kesehatan

mobile-phone_2544647b

Cukup banyak yang percaya bahwa ponsel berbahaya bagi kesehatan. Cukup banyak juga penelitian yang menunjukkan keterkaitan antara kesehatan dengan ponsel yang cenderung mengatakan bahwa ponsel berbahaya bagi kesehatan manusia. Namun klaim tersebut tidaklah benar, paling tidak menurut para ilmuwan dari University of Manchester.

Menurut para ilmuwan tersebut ponsel tidak akan membahayakan kesehatan manusia. Protein penting dalam tubuh manusia benar-benar tidak terpengaruh oleh medan magnet dari ponsel. Medan magnet yang diciptakan oleh ponsel dan kabel listrik tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.

Beberapa studi sebelumnya telah menyatakan bahwa medan elektromagnetik yang dipancarkan dari perangkat mobile dan kabel listrik bisa menyebabkan kemandulan dan kanker, termasuk penelitian di tahun 1970-an yang menunjukkan medan magnet dapat dikaitkan dengan leukimia.

Akibatnya, International Agency for Research on Cancer  memasukkan frekuensi rendah medan magnet sebagai mungkin karsinogenik (menyebabkan kanker), sedangkan sementara NHS ( National Health Service ) Inggris menyarankan untuk tidak menggunakan ponsel dalam waktu yang lama dan memperingatkan anak-anak untuk tidak menggunakan ponsel jika tidak ada  panggilan penting.

Ilmuwan menganggap medan magnet dapat merugikan protein penting dalam tubuh manusia, namun para peneliti di University of Manchester kini telah menemukan bahwa ponsel tidak memiliki dampak yang bisa dideteksi sama sekali.

Dr. Alex Jones, peneliti di  School of Chemistry at The University of Manchester mengatakan bahwa masih ada beberapa kekhawatiran di kalangan masyarakat tentang hubungan potensial antara ponsel dengan kesehatan, tetapi tanpa mekanisme yang jelas mengapa hal tersebut terjadi.

Sebuah studi pada tahun 2010, oleh Health Protection Agency dibentuk untuk memeriksa keamanan ponsel, pemancar dan wifi juga menemukan tidak ada bukti yang meyakinkan mereka tentang adanya efek buruk ponsel terhadap kesehatan manusia.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: The Telegraph