Smartphone dan Media Sosial Membuat Ramai Perpustakaan

148513_620

Munculnya era digital telah membantu meningkatkan pengunjung ke British Library sebesar sepuluh persen. Hal ini ditunjukkan oleh sebuah laporan baru-baru ini.

Semestinya dengan kemudahan yang ditawarkan media sosial dan smartphone untuk membaca berbagai macam artikel pengunjung perpustakaan akan menurun. Namun British Library malah mengalami peningkatan pengunjung sebesar 10%. Hal ini mungkin karena kehidupan yang berbasis layar membuat orang semakin menghargai sesuatu yang ada fisiknya, seperti  buku di perpustakaan.

Kepala eksekutif British Library mengatakan bahwa dunia komputer, ponsel pintar, dan media sosial bukanlah ancaman bagi perpustakaan tradisional, bahkan mendorong orang untuk mengunjungi perpustakaan. Sebuah laporan telah mengidentifikasi kenaikan sebesar 10 persen dari jumlah pengunjung dalam 12 bulan terakhir, yaitu dari  1.465.318 pada tahun 2013 menjadi lebih dari 1,6 juta pada tahun 2014.

Hal ini menandakan bahwa dunia yang semakin digital dan pengetahuan berbasis layar tidak meniadakan perpustakaan fisik, tetapi malah meningkatkan minat baru untuk mengunjunginya. Semakin banyak kehidupan masyarakat yang berbasis layar tampaknya semakin besar nilai yang dirasakan dari pertemuan nyata manusia dan artefak fisik seperti buku di perpustakaan.

Roly Keating, kepala eksekutif British Library mengatakan tidak ada kontradiksi antara munculnya iPhone, tablet, media sosial dan buku tradisional. Ia menambahkan perpustakaan akan bergerak sesuai waktu untuk menyesuaikan dengan nilai-nilai baru.

Naiknya pengunjung perpustakaan adalah sesuatu yang menggembirakan jika dikaitkan dengan sedemikian mencandunya smartphone dan media sosial. Hal ini juga menunjukkan nilai lain dari buku fisik dan pertemuan dengan orang lain secara nyata. Selain itu, tampaknya perpustakaan masihlah pilihan yang tepat untuk melakukan berbagai studi intensif karena hal tersebut tidak akan diperoleh dengan mudah di smartphone, media sosial dan internet secara keseluruhan.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: Tempo