6 Cara Melindungi Anonimitas Online

rsz_anonymous-229717_1280

Kegiatan pengawasan pengguna internet yang dilakukan National Security Agency yang dibocorkan oleh whistleblower Edward Snowden tahun 2013 yang lalu sampai sekarang masih menjadi mimpi buruk pengguna internet.

Banyak orang merasa bahwa anonimitas online tidak mungkin lagi dan bahwa apa pun yang mereka katakan atau lakukan dipantau, bukan hanya oleh pemerintah, tetapi oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Facebook dan Microsoft yang mengumpulkan data untuk memberikan layanan sampai iklan tertarget.

Namun demikian, pengguna internet tidak perlu putus asa. Masih ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk melindungi anonimitas dan atau setidaknya meminimalkan risiko mata-mata dan iklan yang ditargetkan. Berikut ini merupakan enam cara yang dapat dilakukan untuk melindungi anonimitas online.

1. VPN (Virtual Private Network)

Sebuah VPN bertindak sebagai perantara antara perangkat pengguna dan server internet, melakukan routing semua aktivitas pengguna melalui lingkaran kecil pengguna sendiri dari internet yang terenkripsi yang berarti penyusup akan merasa sangat sulit untuk mengendus informasi atau mengetahui apa yang dilakukan, apakah pada ponsel, tablet atau komputer.

2. Server Proxy

Server proxy adalah alat yang memiliki alamat IP sendiri, jadi bukan alamat IP pengguna yang muncul ketika pengguna mengunjungi  sebuah situs web karena alamat IP server proxy akan muncul sebagai gantinya. Server proxy bukanlah metode yang sangat mudah untuk tetap anonim online karena jika pengguna melakukan tindakan ilegal atau tidak bermoral, server proxy akan menyerahkan alamat IP pengguna yang sesungguhnya.

3. Mesin Virtual

Jika Anda khawatir terhadap hacker atau badan pemerintah melihat apa yang Anda baca online, salah satu pilihan adalah untuk men-download file Anda ke mesin virtual dan kemudian mematikan akses mesin tersebut ke internet. Anda kemudian dapat membuka file, membacanya dan membuat catatan secara pribadi dengan aman dan tidak khawatir ada orang yang mengintip.

4. Tor

Kebanyakan pengguna menggunakan Microsoft Internet Explorer, Mozilla Firefox, Google Chrome atau Apple Safari untuk browsing internet, tetapi jika anonimitas adalah apa yang Anda harapkan, The Onion Router (Tor) adalah yang Anda butuhkan. TOR menggunakan jaringan luas dari komputer untuk rute lalu lintas web Anda melalui sejumlah lapisan terenkripsi untuk mengaburkan asal lalu lintas.

5. IP blocker

Terdapat beberapa program untuk memblokir alamat IP lain agar tidak bisa mengakses komputer Anda. IP blocker tidak menyimpan alamat IP Anda secara anonim, tetapi akan mencegah orang lain dari melakukan penelusuran terhadap Anda dengan melihat kegiatan internet Anda. Kerugian pendekatan ini adalah bahwa memblokir alamat IP membatasi kemampuan Anda untuk mengakses internet.

6. Blok cookies

Cookies pihak ketiga adalah salah satu metode yang paling umum yang digunakan pengiklan untuk melacak kebiasaan browsing pengguna internet. Namun, setiap web browser yang utama sekarang menawarkan kemampuan untuk memblokir cookies dan semua situs web di Uni Eropa memungkinkan pengguna untuk memilih keluar (tidak menggunakan cookies) sehingga jauh lebih sulit bagi pengiklan untuk memantau halaman mana yang Anda kunjungi.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: pixabay.com