6 Trik Jitu Berinternet bagi Keluarga

black-family-internet

Internet dalam keluarga kini sudah semakin populer. Banyak orang tua yang menyediakan akses internet bagi anak-anaknya. Tujuan awalnya tentu saja sangat baik, sayangnya kebanyakan orang tua tidak mempersiapkan anak untuk berkelana di internet secara aman. Artinya, orang tua cederung berpuas diri dengan hanya menyediakan akses internet, tetapi tidak memagari anak-anak mereka dengan pengetahuan yang cukup bagaimana berperilaku di internet. Oleh karena itu, enam trik berikut ini semoga bisa membantu.

1. Jika di rumah disediakan akses internet untuk anak-anak, biasakan menggunakan internet bersama dengan anggota keluarga lain yang lebih dewasa. Tempatkan komputer di ruang keluarga atau di tempat yang mudah di awasi. Jika diperlukan, berilah penjadwalan/pembatasan waktu untuk anak dalam menggunakan internet.

2. Pelajarilah sarana komunikasi dan kandungan informasi yang ditawarkan oleh internet, secara bersama dengan anggota keluarga yang lain. Ajukanlah pertanyaan kepada mereka. Dengan banyak bertanya, orang tua bisa menggali
sejauh mana mereka memahami internet, juga tentang cara menggaliinformasi yang bermanfaat, sekaligus menjauhi informasi yang negatif.

3. Berikan pengertian kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak menanggapi/menjawab setiap e-mail ataupun private chat dari orang yang tak dikenal, termasuk tidak membuka file kiriman (attachment) dari siapapun dan dalam bentuk apapun.

4. Pertegaslah kepada siapapun yang menggunakan internet di rumah untuk tidak memberikan data pribadi/keluarga, alamat rumah/sekolah, nomor telepon, tanggal lahir, password dan data diri lainnya kepada orang yang tak dikenal, ataupun saat mengisi informasi data diri di situs personal, blog ataupun situs lainnya di internet semisal Facebook, Twitter, Instagram, Path, About.me, WordPress, Blogspot, dan banyak lainnya.

5. Mintalah kepada anak di bawah umur untuk segera meninggalkan situs yang tidak pantas atau yang membuat mereka tidak nyaman, baik disengaja ataupun tidak sengaja terbuka. Bujuklah agar mereka terbiasa bercerita kepada orang tua tentang segala sesuatu yang mereka temui di internet.

6. Tegaskan kepada anak maupun remaja di rumah untuk tidak gegabah merencanakan pertemuan langsung (face-to-face) dengan seseorang yang baru mereka kenal di internet. Jika memang mereka bersikeras untuk tetap bertemu, maka harus dipastikan ada orang dewasa yang menemani dan pertemuannya harus berlangsung di tempat umum/publik.

Menjadi orang tua memang penuh tanggung jawab. Terlebih di zamandigital seperti sekarang ini, di mana teknologi internet sudah menjadi bagian keluarga. Banyak tantangan baru yang harus ditaklukkan oleh para orang tua.
Adalah sangat penting membimbing anak agar makin lincah bergerak di dunia maya, tanpa harus terlihat seperti penjaga berbaju besi. Artinya orang tua harus luwes dan bisa bekerja sama dengan baik bersama anak-anak agar mereka bisa mempertanggungjawabkan setiap kegiatan yang mereka lakukan di internet.

Sumber Gambar: The Grio