Apakah Perlu Khawatir dengan Cloud Storage?

cloud-storage-is-great

Masih ingat dengan peristiwa bocornya foto-foto pribadi para selebritis yang akun iCloud-nya diretas oleh hacker? Masih ingat dengan ribuan foto pribadi di Snapchat yang dirilis oleh hacker pada tahun 2014 yang lalu? Peristiwa tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap teknologi cloud. Pelanggaran berskala tinggi tersebut pasti memunculkan peningkatan kecemasan dan turunnya kepercayaan di sekitar kekuatan layanan berbasis cloud.

Cloud atau awan adalah istilah samar-samar untuk menggambarkan kumpulan komputer massal yang terhubung ke internet, di mana orang atau perusahaan dapat menyewa kekuatan pemrosesan dan penyimpanan data. Hal ini digunakan untuk segala sesuatu mulai dari website hingga menjalankan operasi data angka berukuran masif.

Ada tiga penyedia utama layanan cloud publik, yaitu  Amazon, Google dan Microsoft. Menggunakan layanan cloud pada umumnya berarti bahwa data apapun yang Anda pilih untuk berbagi akan diproses dan disimpan di komputer yang dimiliki oleh salah satu perusahaan perusahaan tersebut dan mereka akan bertanggung jawab untuk menjaga data agar aman dari hacker atau pihak lain yang ingin mendapatkan informasi Anda.

Masalah utama dari cloud adalah dari perspektif keamanan. Bank-bank komputer besar ini yang berisi bertumpuk-tumpuk data bisa menjadi tempat madu bagi para hacker karena hadiah dari meretas data dalam jumlah besar lebih besar daripada membobol satu komputer. Oleh karena itu, penyedia layanan cloud harus memastikan bahwa perlindungan mereka sangat kuat.

Umumnya, tingkat keamanan diterapkan untuk informasi di cloud bervariasi tergantung pada kerahasiaan data sehingga dokumen pemerintah dan kekayaan intelektual yang berharga akan dilindungi oleh lapisan tambahan keamanan dibandingkan dengan dokumen konsumen sehari-hari dan foto.

Dalam beberapa kasus, penyedia layanan cloud mungkin harus membuktikan bahwa mereka telah sesuai dengan berbagai standar keamanan dan protokol, agar perusahaan atau badan-badan sektor publik setuju untuk menggunakan jasa mereka.

Saat menggunakan layanan cloud berarti bahwa Anda pada dasarnya bergantung pada pihak ketiga untuk melindungi informasi Anda atas nama Anda. Sangat banyak ekosistem cloud yang sulit untuk dihindari. Facebook, Dropbox, Netflix, Spotify dan hampir semua layanan berbasis web yang dapat Anda pikirkan menggunakan cloud dalam beberapa cara.

Oleh karena itu mencari layanan cloud yang terjamin keamanannya dan memberikan perlindungan ekstra terhadap akun Anda yang terhubung dengan cloud adalah sangat disarankan. Namun satu hal yang perlu diingat adalah bahwa para selebritis biasanya lebih berisiko untuk diretas cloud storage-nya dibandingkan pengguna biasa. Hal ini bukan berarti Anda aman sama sekali.

Tampaknya, Anda perlu khawatir dengan layanan cloud yang Anda gunakan. Berhati-hatilah karena layanan tersebut bisa saja suatu waktu diretas hacker bila Anda lalai menjaganya dan melapisinya dengan pengamanan ekstra.

Sumber: Dirangkum dari  The Telegraph

Sumber Gambar: surdoc.com