Jutaan Pengguna Facebook Tidak Tahu Internet

Facebook Privacy Myth Versus Reality

Sebuah survei terhadap pengguna Facebook di Indonesia dan Nigeria menunjukkan sebuah fakta yang cukup mengejutkan. Fakta tersebut adalah jutaan pengguna Facebook mengakui bahwa mereka tidak menggunakan internet, namun dalam kelompok yang lebih fokus mereka dengan senang hati untuk berbagi seberapa banyak waktu yang mereka habiskan di Facebook. Tampaknya sebuah anomali, dalam pikiran mereka internet tidak ada, yang ada hanyalah Facebook.

Survey yang dilakukan oleh GeoPoll tersebut adalah dengan cara mengirimkan SMS sehingga tidak perlu tatap muka dengan responden. Survei dilakukan di Indonesia dan Nigeria pada bulan Desember 2014 yang lalu dengan jumlah responden masing-masing sebanyak 500 orang.

Orang Indonesia yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak menggunakan internet. Namun dalam focus group mereka akan berbicara dengan antusias tentang seberapa banyak waktu yang mereka habiskan di Facebook. Tampaknya bahwa dalam pikiran mereka, internet tidak ada yang ada hanya Facebook.

Di Afrika, juga muncul sesuatu yang serupa dengan kondisi di Indonesia tersebut. Hasil dari penelitian ICT Afrika menunjukkan jumlah orang yang menjawab bahwa mereka menggunakan Facebook jauh lebih tinggi daripada mereka yang mengatakan menggunakan internet.

Perlu diketahui bahwa  setidaknya sejak 2013, Facebook telah berkampanye tentang menghubungkan seluruh dunia ke internet. Akan tetapi bahkan Sheryl Sandberg, COO Facebook mengakui bahwa ada pengguna Facebook yang tidak tahu mereka di internet. Jadi, apakah Facebook berhasil dalam tujuannya, yaitu menghubungkan setiap orang tanpa mereka tahu menggunakan internet?

Tampaknya fenomena tersebut perlu menjadi perhatian karena hal tersebut terkait dengan berbagai hal tentang pengguna Facebook, yaitu masalah privasi dan keamanan. Jika jutaan pengguna Facebook tidak tahu bahwa mereka menggunakan internet yang memiliki pengguna lebih dari 3 miliar orang, tentu sangat disayangkan karena internet jauh lebih luas daripada sekadar Facebook.

Akibatnya adalah pengguna Facebook tersebut seperti katak dalam tempurung dan mereka tidak mengetahui bahwa di luar Facebook masih banyak sumber yang berlimpah dan bagus untuk sarana belajar dan bekerja. Selain itu, jika pengguna Facebook hanya tahu Facebook mereka mungkin akan cenderung abai dengan data, keamanan dan privasi mereka. Hal ini sesuatu yang tidak baik bagi kemajuan internet itu sendiri.

Sumber: Quartz