Safer Internet Day 2015: 9 Tips Agar Anak Aman di Internet

backdrop sid 2015 white1

Sebagaimana diketahui, anak-anak semakin banyak berada di internet, terutama melalui perangkat bergerak seperti smartphone dan tablet. Untuk itu, orang tua perlu meningkatkan kewaspadaannya karena konten di internet tidak selalu cocok dengan usia anak. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua dengan mudah.

1. Masuklah ke Dunia Online Anak

Keterlibatan orang tua di kehidupan online  anak-anak sangat penting apalagi mengingat anak-anak kini akrab dengan internet. Selayaknya orang tua mengenal lingkup gerak mereka, pastikan juga Anda mengenal taman
bermain mereka yang lain. Pastikan mereka berselancar di dunia maya dengan aman.

2. Buatlah Aturan

Kebebasan yang tidak ada batasnya dalam kegiatan online akan membawa dampak buruk bagi anak-anak. Lebih baik orang tua membuat  aturan mengenai lamanya waktu online dan  situs-situs apa saja yang boleh atau tidak boleh mereka kunjungi. Orang tua bisa membicarakannya terlebih dahulu dengan mereka, termasuk membicarakan mengenai konsekuensi jika mereka melanggar aturan tersebut. Letakkan aturan tersebut di dekat  komputer agar mereka selalu ingat.

3. Ajarkan Mereka Untuk Melindungi Privasi

Anak-anak tidak sepenuhnya sadar mengenai konsekuensi mengumbar informasi pribadi. Tugas orang tua adalah untuk membuat anak-anak tahu
mengenai sejumlah tindakan seperti:

  • Jangan pernah memberikan nama, nomor telepon, alamat email, alamat rumah, sekolah atau foto tanpa ijin Anda.
  • Jangan pernah membuka email dari orang yang tidak dikenal.
  • Jangan merespon pesan yang mengganggu.
  • Jangan bertemu dengan orang yang dikenal  melalui internet.

4. Jangan Abaikan Lokasi

Alih-alih membiarkan anak Anda memakai komputer di kamar pribadi, tempatkanlah komputer di tempat umum. Hal ini akan memudahkan Anda untuk memonitor penggunaannya.

5. Jadilah Sahabat Anak
Anjurkan anak untuk memberitahu orang tua jika mereka menjumpai hal-hal yang membuatnya tak nyaman. Yakinkan dia bahwa Anda sebagai orang tua tidak akan berlebihan, menyalahkannya atau melarangnya berinternet.

6. Bekerja Sama dengan ISP
Jika memungkinkan, bekerjasamalah dengan penyedia layanan internet (ISP) Anda. Biasanya mereka memiliki parental control gratis yang bisa membatasi pengaksesan anak-anak ke situs-situs tertentu. Software parental control juga banyak tersedia di internet secara gratis.

7. Maksimalkan Browser

Apabila ISP tidak memiliki kemampuan di atas, orang tua masih memiliki opsi aman dalam berinternet di browser. Misalnya jika memakai Internet Explorer, program Content Advisor bisa dijumpai di Tools > Internet Options > Content. Tool tersebut akan menyaring bahasa, seks dan kekerasan yang ada di internet.

8. Setting Mesin Pencari 

Search engine (mesin pencari) seperti Google menawarkan penyaringan yang bisa diklik di Preferences/SafeSearch Filtering. Saat diaktifkan, ia mampu memblokir situs yang memuat konten seksual.

9. Kenali Situs yang Aman untuk Anak

Orang tua bisa mencari situs-situs yang cocok untuk usia anak Anda dengan konten yang bervariasi seperti tentang film, musik, sejarah, ilmu pengetahuan, dan lain-lain.