Twitter, ICT Watch, dan ECPAT Indonesia Dukung Safer Internet Day

backdrop sid 2015 white1

Dukung Safer Internet Day tahun ini, Twitter kerja bareng dengan beberapa lembaga swadaya masyarakat seperti ECPAT Indonesia dan ICT Watch (Internet Sehat) serta sejumlah mitra global lain untuk membantu edukasi internet aman di penjuru nusantara, berikut perangkat aturan dan panduan dari Twitter yang tersedia dalam bahasa Indonesia.

Kolaborasi ini untuk mendukung Hari Internet Aman Dunia (Safer Internet Day/SID) pertama kali telah dicanangkan di tahun 2004. SID dimaksudkan untuk memperingatkan para pengguna Internet saat bereksplorasi di dunia maya dengan aman.

“Keamanan online terus menjadi prioritas bagi Twitter, dan selama media sosial serta teknologi internet terus berkembang, masukan secara berkala dari para pengguna di Indonesia, serta mitra keamanan online membuat perusahaan kami dapat terus berinovasi dalam menyediakan lingkungan yang aman dan menyenangkan bagi semua pengguna Twitter di Indonesia,” ujar Julie Inman-Grant, Director of Public Policy, Twitter Australia and Southeast Asia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2/2015).

Tahun 2014, Twitter meluncurkan tools baru bagi pengguna, meningkatkan mekanisme pelaporan kami dan peningkatan user controls, serta mengadakan kerjasama dengan sejumlah mitra kerja diantaranya ahli keamanan online di Indonesia dan seluruh dunia.

ECPAT Indonesia adalah sebuah organisasi nasional yang memiliki jaringan kerja dengan lebih dari 20 organisasi di 11 provinsi di Indonesia untuk menentang Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA). Sedangkan ICT Watch adalah suatu organisasi luar biasa yang berusaha melindungi hak masyarakat Indonesia untuk menyuarakan aspirasi mereka secara online, dan juga mengupayakan serta mempromosikan penggunaan internet secara aman dan sehat.

Persyaratan layanan dan aturan Twitter mengatur para pengguna harus berperilaku pada platform Twitter. Usai menerima laporan kemungkinan adanya pelanggaran terhadap aturan tersebut, perusahaan menggunakan perangkat otomatis dan manual untuk berkomunikasi dengan pengguna, melakukan penyelidikan, dan mengambil tindakan yang sesuai.

Selain aturan di Twitter, perusahaan juga menyediakan perangkat dan fitur produk yang membantu para pengguna untuk tetap menggunakan layanan ini secara aman, memiliki kontrol dan pengalaman positif saat menggunakan Twitter.

“Kami berharap dapat membantu dan menjadi bagian dari semua inisiatif internasional ini serta melihat rakyat Indonesia dan dari seluruh dunia bersama-sama membangun internet yang lebih aman,” pungkas Julie.

Sumber: Lensa Indonesia