EU: Tinggalkan Facebook Jika Tidak Ingin Dimata-matai

facebook-front_179_2232542b

Komisi Eropa telah memperingatkan warga negara Uni Eropa bahwa mereka harus menutup akun Facebook mereka jika mereka ingin menjauhkan informasi pribadi mereka dari badan keamanan AS karena saat ini undang-undang Safe Harbour tidak melindungi data warga negara Uni Eropa.

Komentar tersebut dinyatakan oleh Bernhard Schima pengacara Komisi Eropa dalam kasus privasi di Facebook yang dibawa ke pengadilan oleh Maximilian Schrems untuk melihat apakah data warga negara Uni Eropa harus dianggap aman jika dikirim ke AS pasca Snowden.

Ketika ditanya secara langsung, Komisi Eropa tidak bisa mengkonfirmasi ke pengadilan bahwa aturan Safe Harbour memberikan perlindungan yang memadai terhadap data warga negara Uni Eropa seperti yang sekarang ini terjadi.

Kasus yang dibawa oleh Maximilian Schrems ini disebut Facebook data privacy case  menyangkut kerangka kerja Safe Harbour saat ini yang mencakup transmisi data warga negara Uni Eropa yang melintasi Atlantik menuju ke Amerika Serikat. Tanpa satu landasan tertentu, transmisi data warga negara Uni Eropa yang melintasi Atlantik menuju ke Amerika Serikat merupakan pelanggaran hukum Uni Eropa.

Schrems menyatakan bahwa perusahaan yang beroperasi di Uni Eropa seharusnya tidak diperbolehkan untuk mentransfer data ke AS di bawah perlindungan Safe Harbour.

Kasus ini berpendapat bahwa Program Prism pemerintah AS yang diungkapkan oleh Edward Snowden yang memungkinkan pemerintah AS melihat data yang warga negara Uni Eropa yang diselenggarakan oleh perusahaan-perusahaan AS kemudian diteruskan kepada badan-badan intelijen AS melanggar  EU’s Data Protection Directive yang berarti bahwa kerangka kerja Safe Harbour tidak lagi berlaku.

Dalam kasus Facebook dan perusahaan teknologi lainnya asal AS tampaknya data pengguna yang berasal dari Uni Eropa dibawa ke AS, tidak ditempatkan di dalam negara Uni Eropa itu sendiri. Padahal hukum Uni Eropa melarang hal tersebut dilakukan. Hal inilah yang menjadi pokok soal sehingga Facebook (terutama) harus menghadapi gugatan warga Uni Eropa yang berpartisipasi dalam gugatan yang diajukan oleh Maximilian Schrems.

Sumber: The Guardian