FCC AS Sahkan Aturan Baru Terkait Net Neutrality

12217_large_neutral-bits

Regulator AS telah menyetujui rencana penerapan aturan baru terkait dengan net neutrality yang akan memberlakukan aturan terberat yang pernah ada terhadap penyedia layanan internet. Rencana tersebut telah disetujui dengan perbandingan suara 3:2 yang berarti Partai Demokrat setuju dengan proposal yang kontroversial tersebut.

Berdasarkan aturan baru tersebut pemerintah dapat mengatur penyedia layanan broadband lebih berat daripada masa lalu dan membatasi kekuasaan mereka untuk mengontrol kecepatan download di internet. Keputusan tersebut berarti  membunuh ide tentang internet jalur cepat atau fast lane yang bisa memberikan preferensi kepada perusahaan yang mampu membayar lebih.

Menurut ketua FCC Amerika Serikat, Tom Wheeler internet terlalu penting untuk memungkinkan penyedia layanan broadband menjadi orang-orang yang membuat aturan. Artinya internet lebih dari sekadar penyedia layanan sehingga netralitasnya harus tetap dijaga dan menolak ide fast lane dari para penyedia layanan internet atau provider. Wheeler membantah klaim bahwa FCC memiliki rencana rahasia untuk mengatur internet dengan mengatakan klaim tersebut adalah omong kosong.

Kebijakan baru FCC tersebut akan  mereklasifikasi penyedia layanan broadband lebih sebagai penyedia jasa telekomunikasi seperti layaknya layanan telepon tradisional.

Pergeseran ini akan memberikan FCC wewenang lebih untuk mengawasi berbagai jenis kerja sama antara penyedia layanan seperti Comcast dengan perusahaan konten seperti Netflix untuk memastikan mereka memberikan perlakuan yang wajar bagi konsumen dan pesaing.

Penyedia layanan internet akan dilarang menghalangi atau memperlambat lalu lintas web dan dari mencari kesepakatan dengan perusahaan konten yang dikenal sebagai prioritas berbayar untuk pengiriman lalu lintas lebih bagus kepada konsumen. Misalnya, Verizon tidak dapat memblokir Google Wallet pada smartphone pengguna seperti yang pernah terjadi pada tahun 2011.

Dengan aturan baru tersebut tentu saja FCC menginginkan net neutrality terjaga dengan baik. Dengan menolak ide fast lane berarti tidak ada yang diprioritaskan karena perusahaan tertentu membayar kepada penyedia layanan internet. Semua lalu lintas internet diperlakukan samadan wajar demi menjaga netralitas internet.

Sumber: Daily Mail