Perselisihan Cyber Meningkat Akibat Ledakan Alamat Web

Domain-names

Perilisan ratusan akhiran alamat web baru selama delapan bulan terakhir telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan sekitar 313 persen sengketa cyber.

Regulator industri internet ICANN (The Internet Corporation for Assigned Names and Numbers) saat ini sedang dalam proses memperkenalkan lebih dari seribu akhiran alamat web baru yang dikenal sebagai domain generik dari top level domain.

Hal tersebut akan memungkinkan perusahaan dan individu untuk membuat alamat web menggunakan alternatif .com,  .co.uk, dan .org. Pengguna sudah bisa memilih berbagai akhiran atau domain,  termasuk .vodka, .london, dan .toys.

Menurut Hugh James dari sebuah firma hukum, perselisihan cyber terjadi ketika penghuni liar maya membeli alamat sama dengan yang dimiliki perusahaan terkenal atau yang mereka melakukan antisipasi bahwa perusahaan mungkin ingin memiliki suatu domain tertentu di masa depan.

Para penghuni liar maya ini kemudian berharap menjual alamat web tersebut dengan harga yang dimahalkan atau keuntungan ekstra dari lalu lintas web yang dihasilkan dari sebuah merek terkenal yang muncul pertama dalam pencarian online sehingga meningkatkan pendapatan iklan mereka sendiri.

Selama delapan bulan terakhir, 198 perselisihan atau sengketa cyber telah didaftarkan. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan 48 sengketa pada delapan bulan pertama setelah sistem penamaan baru diperkenalkan. Termasuk dalam persengketaan ini adalah Red Bull yang menantang penggunaan redbull.vodka dan Laura Ashley yang menantang penggunaan lauraashley.email.

Domain redbull.vodka didaftarkan oleh rapper yang berbasis di Los Angeles, yaitu Yung Jake dengan alasan ia  mengaku memiliki tujuan artistik dalam menggunakan domain tersebut. Namun, World Intellectual Property Organization (WIPO) memutuskan bahwa domain yang disengketakan telah didaftarkan dengan itikad buruk dan bahwa kemudian domain tersebut akan ditransfer ke Red Bull.

Domain lauraashley.email telah didaftarkan oleh seorang pria bernama Giovanni Laporta yang mendaftarkan ratusan domain dengan akhiran .email, dengan tujuan utama menjual, menyewakan, atau mentransfer pendaftaran nama domain untuk pemilik merek dagang. WIPO memutuskan bahwa domain ini juga harus dipindahkan ke Laura Ashley.

Lebih dari 500 domain baru telah disetujui oleh ICANN sejauh ini dan lebih dari 921 nama domain lain yang akan dirilis. Hugh James mengatakan karena makin banyak domain diperkenalkan, jumlah sengketa bisa naik lebih cepat karena penghuni liar maya mencoba untuk mengambil keuntungan dari kombinasi yang berpotensi menguntungkan dari nama domain yang belum didaftarkan.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: ihost.co.tz