Teknologi Pemindai Wajah akan Digunakan oleh Pengusaha, Politisi dan Toko

article-0-1953E09F000005DC-840_634x356

Pengusaha, politisi dan toko-toko diharapkan untuk bisa mengadopsi teknologi yang dapat mendeteksi ekspresi wajah untuk membaca pikiran orang. Perusahaan pencipta teknologi yang bisa mendeteksi wajah ini mengatakan bahwa teknologi tersebut dapat digunakan sebagai alat pendeteksi kebohongan.

Perangkat lunak pendeteksi wajah merupakan produk dari tahun penelitian akademik bertahun-tahun dan sekarang sedang diusahakan untuk dikomersialisasikan untuk lebih mempercepat perubahan bisnis dan masyarakat yang ditimbulkan oleh revolusi smartphone.

Dalam ajang Mobile Conggres di Barcelona beberapa hari yang lalu teknologi ini dipromosikan sebagai platform video cerdas latform oleh Oovoo, sebuah perusahaan AS yang juga menawarkan aplikasi video chat yang digunakan oleh lebih dari 120 juta pemilik smartphone dan tablet. Oovoo mendemonstrasikan bagaimana smartphone dapat membaca ekspresi wajah dengan permainan Flinch.

Lembaga polling di AS juga telah menguji  teknologi pendeteksi wajah di Amerika Serikat dan diharapkan dapat menggunakannya pada skala besar dalam pemilihan presiden berikutnya untuk mengukur reaksi terhadap pidato dan debat.

Oovoo mengatakan sudah melakukan pembicaraan dengan pengusaha global yang penting dan ingin menggunakan teknologi sebagai bagian dari proses wawancara mereka. Perekrut makin sering melakukan wawancara melalui video chat dan berencana untuk mengumpulkan lebih banyak data tentang calon dengan mengukur bagaimana mulut, mata dan alis mereka bergerak karena ketika menjawab pertanyaan.

Teknologi ini juga bisa membuktikan dirinya berguna dalam negosiasi keuangan, bisa menunjukkan ditahap awal apakah calon pelanggan cenderung menghindari meja perundingan.

Oovoo juga berencana untuk menargetkan pasar ritel dengan memasang kamera di jendela dan di toko sehingga dapat mengukur seberapa besar pelanggan menanggapi tata letak toko dan produk.

Teknologi pendeteksi wajah ini tentu sebuah kemajuan yang cukup baik. Namun perlu ditekankan bahwa apapun teknologi yang diciptakan, sudah seharusnya dirancang dengan pendekatan privasi agar pengguna tidak khawatir privasinya ketika menggunakan teknologi tersebut.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: Daily Mail