Trojan Keuangan Menurun di Tahun 2014

rsz_trojan-virus-removal

Trojan keuangan yang mencegat dan mengarahkan transaksi dari sesi perbankan online selalu populer di kalangan penjahat cyber. Trojan keuangan ini diperkirakan akan tetap populer di masa mendatang karena serangan terhadap nasabah perbankan masih berhasil dalam banyak kasus. Saat ini, malware keuangan telah berkembang sehingga bisa memotong langkah-langkah keamanan baru, seperti otentikasi dua faktor (2FA) dan mobile banking untuk mencuri uang dari pengguna yang tidak curiga.

Symantec menganalisis sembilan Trojan keuangan umum dan aktivitas mereka pada tahun 2014. Untuk penelitian tersebut, Symantec mengekstrak file konfigurasi dari 999 sampel malware baru-baru ini. Dalam berkas tersebut, ditemukan URL yang menunjukkan bahwa Trojan menargetkan pelanggan dari 1.467 lembaga keuangan di 86 negara. Sembilan lembaga keuangan yang menjadi target paling ats menjadi incaran lebih dari 40 persen dari semua Trojan yang dianalisis. Sekitar 95 persen dari ancaman difokuskan pada lembaga keuangan yang paling sering menjadi sasaran, yaitu yang berbasis di Amerika Serikat.

Jumlah Trojan keuangan umum yang terdeteksi mengalami penurunan sebesar 53 persen pada tahun 2014, sementara email phishing keuangan turun 74 persen. Amerika Serikat merupakan negara serangan Trojan keuangan paling tinggi  pada tahun 2014 diikuti oleh Inggris dan Jerman.

Penurunan jumlah Trojan yang terdeteksi pada 2014 sebagian dapat dikaitkan dengan beberapa operasi takedown dan penangkapan yang dilakukan oleh lembaga penegak hukum yang berbeda dan bekerja sama dengan industri keamanan. Penangkapan pembuat malware sering menyebabkan berakhirnya  dukungan bagi malware sehingga menyebabkan penggunaan malware berkurang. Penurunan jumlah Trojan juga bisa dikaitkan dengan bagaimana Symantec dan Norton  mendeteksi dan memblokir ancaman sedini mungkin dalam rantai infeksi.

Sumber: Symantec

Sumber Gambar: 123pcsolutions