Yahoo Perkenalkan On Demand Password

1426546551648

Cobalah mengingat-ingat berapa kali Anda mengganti password Anda? Harus diakui bahwa sangat banyak orang yang lupa dengan password mereka, entah itu password email atau login ke media sosial. Kalau sudah lupa password Anda tentu terpaksa membuat password baru yang mungkin suatu waktu akan juga lupa. Hal ini seperti cerita yang tidak berujung.

Untuk mengatasi lupa password ini Yahoo baru-baru ini memperkenalkan On Demand Password. Menurut Yahoo tidak ada orang yang dapat mengingat password Yahoo mereka. Yahoo meluncurkan layanan baru yang disebut on demand password yang memungkinkan seseorang login ke akun Yahoo menggunakan password teks yang pendek yang dikirimkan Yahoo melalui SMS daripada harus mengingat password mereka sendiri.

Cara kerjanya sebagai berikut:

Pengguna login ke akun Yahoo menggunakan password normal Anda. Dalam pengaturan keamanan, pengguna menyalakan password on demand dan mendaftarkan ponsel. Ketika suatu waktu pengguna  mencoba untuk login, kolom password diganti dengan tombol yang mengatakan send my password dan Yahoo akan mengirimkan sms berisi password empat karakter ke ponsel.

Menurut Dylan Casey dari Yahoo, password on demand ini adalah langkah pertama untuk menghilangkan password. Prosesnya sama seperti proses yang umum untuk masuk ke situs yang disebut otentikasi dua faktor, di mana pengguna pertama kali memasukkan password mereka sendiri, kemudian masukkan password kedua yang dikirimkan Yahoo ke ponsel pengguna.

Tentunya dengan langkah ini Yahoo berharap bisa mengurangi kerentanan cyber yang banyak melanda perusahaan teknologi seperti Sony dan Apple. Tentunya pengguna diharapkan untuk menggunakan password on demand ini agar akunnya lebih aman dari serangan.

Bila kita lihat, fungsi password on demand ini lebih mirip kepada otentifikasi dua langkah yang banyak dipraktikkan oleh perusahaan teknologi lain seperti Google dan Twitter. Namun, sekali pengguna menyalakan fitur ini, mereka bisa login dengan password yang dikirimkan oleh Yahoo.

Sumber: Yahoo

Sumber Gambar: stuff.co.nz