6 Jenis Kedok Hacker yang Perlu Diketahui (Bagian 1)

120406071904-anonymous-masks-story-top

Hacker ternyata menggunakan berbagai macam kedok. Menurut perusahaan cyber security, setidaknya terdapat 6 kedok hacker yang dilihat dari latar belakang, lokasi, metode, motivasi dan target potensial. Keenam jenis hacker tersebut adalah sebagai berikut.

1. Agen Rahasia

Hacker yang bertindak sebagai agen rahasia biasanya berusia muda dan laki-laki paruh baya. Mereka berada di Camp Williams, Utah, Cheltenham, Inggris, Beijing, China. dan Moskow Rusia. Target mereka adalah pemerintah, pertahanan, energi, obat-obatan, pembangkang individu, dan komunikasi pribadi, sedangkan motivasinya politik Internasional, rahasia dagang bernilai tinggi dan kekayaan intelektual.

Agen rahasia digunakan oleh negara untuk memata-matai orang, perusahaan dan pemerintah. Dalam kebanyakan kasus agen rahasia mengumpulkan informasi yang bisa dibagi, tetapi mereka lebih dikenal untuk melakukan tindakan sabotase dan perang cyber. Contoh nyata agen rahasia adalah Stuxnet, Sandworm, dan Regin Malware.

2. Penikmat Intipan Seksual (Voyeur)

Pelakunya umum laki-laki muda yang berlokasi di Amerika Serikat dan Eropa Barat. Target mereka biasanya selebriti perempuan dan perempuan pada umumnya, sedangkan motivasnya adalah seks, seksualitas dan membual.

Pelaku voyeur memiliki gambar seksual wanita telanjang dan selebriti perempuan tanpa persetujuan mereka. Biasanya voyeur berusia muda, laki-laki dan kurang bermoral. Voyeur dapat menggunakan berbagai teknik untuk meng-hack cloud storage pribadi dengan harapan menemukan gambar tersebut.

Ada juga voyeur yang akan berpura-pura ingin menjadi pengantin pria, membujuk dan menipu perempuan agar mau berbagi foto pribadi mereka. Setelah foto berada di tangan mereka, voyeur akan berusaha untuk memberikan foto tersebut ke situs porno atau situs balas dendam porno yang menampilkan foto dari wanita lain. Gambar-gambar ini kemudian terbuka untuk digunakan bersama oleh orang lain, menyebar ke beberapa situs.

Metode yang digunakan adalah phishing dan serangan terhadap penyimpanan awan. Contoh nyata voyeur adalah The Fappening, balas dendam porno, dan cyber bullying.

3. Hacktivist

Para pelaku hacktivist umumnya laki-laki muda dan beberapa perempuan. Mereka berada di Amerika Utara, Eropa Barat, dan  Timur Tengah. Target mereka biasanya pemerintah, penegak hukum, perusahaan besar, dan media.

Motivasi hacktivist adalah politik dan atau etika pribadi. Hacktivist menargetkan orang-orang yang melakukan kesalahan atau sesuatu yang tidak bermoral dan bertujuan untuk mengekspos atau mempermalukan pelaku.

Hacktivists sering bekerja dalam kelompok di mana saling menguatkan akan meyakinkan bahwa tindakan mereka benar. Namun, hacktivists tidak berumur panjang dan akan memfokuskan kembali perhatian mereka ke hack berikutnya dengan cepat. Ada berbagai bentuk hacktivism, misalnya whistle blower yang membongkar ketidakadilan, menargetkan pengusaha dan rahasia pemerintah atau militer. Contoh nyata hacktivist adalah Anonymous, Syrian Electronic Army, LulzSec, Edward Snowden.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: CNN