Drone untuk Mengatasi Bencana

140122133610-drone-fly-in-2-story-top

Sebuah studi baru yang ditugaskan oleh Palang Merah Amerika, menyebutkan bahwa drone merupakan salah satu teknologi baru yang paling menjanjikan dan kuat untuk meningkatkan respon bencana dan upaya bantuan. Studi tersebut dilakukan oleh Measure, sebuah start-up yang menyediakan layanan drone untuk perusahaan-perusahaan di seluruh dunia bersama dengan beberapa mitra perusahaan Palang Merah.

Menurut Richard Reed, wakil presiden senior Palang Merah Amerika, studi ini menempatkan kita semua dalam posisi yang lebih baik untuk setidaknya berpikir kritis tentang teknologi drone dan bagaimana kita bisa memanfaatkannya. Ia menambahkan teknologi dan pemanfaatan drone di lingkungan bencana cukup baru. Ada banyak kesempatan dan ada banyak pertanyaan yang mungkin masih harus dijawab dan due diligence perlu dilakukan.

Hal yang paling dikhawatirkan terkait teknologi drone adalah peraturan. Operasi drone komersial adalah ilegal di Amerika Serikat tanpa pengecualian dan aturan kemungkinan besar tidak akan berubah sampai tahun 2017. Selain itu, karena Palang Merah bergantung pada sumbangan, Reed menekankan pentingnya membuat argumen yang meyakinkan kepada para donor tentang rencana Palang Merah (untuk menggunakan drone). Sebelumnya, sebuah jajak pendapat pada tahun 2014 oleh Associated Press menemukan bahwa hanya 21 persen orang Amerika yang mendukung penggunaan drone komersial.

Drone dilengkapi dengan kamera dapat menyiarkan feed video langsung kepada tim penolong, memberikan mereka pemahaman yang lebih baik tentang keadaan mereka. Hal ini memberikan banyak manfaat seperti mengetahui lokasi mana yang aman untuk set-up operasi. Mereka yang selamat dapat ditemukan lokasinya. Tingkat ketinggian banjir dapat dilacak. Bahan-bahan seperti obat atau makanan asalkan tidak terlalu berat, dapat dikirimkan melalui drone.

Tampaknya ide penggunaan drone untuk mengatasi bencana ini cukup menarik untuk dijadikan kajian serius guna meningkatkan efektivitas pertolongan. Namun demikian, kembali lagi apakah ada aturan yang bisa membolehkan drone komersial terlibat dalam upaya mengatasi bencana tersebut.

Sumber: The Washington Post

Sumber Gambar: CNN