Pengguna Lebih Muda Tinggalkan Facebook Karena Orang Tua

rsz_9314f528-0305-4d39-a2ea-690f8f5d6bbc-2060x1236

Pengguna usia muda Facebook cenderung meninggalkan media sosial terbesar tersebut seiring hadirnya orang tua mereka di Facebook. Mereka melakukan hal ini dalam upaya untuk menghindari hubungan online dengan orang tua mereka. Penelitian menunjukkan sepertiga pengguna internet usia muda mengaku menghapus akun media sosial (Facebook) karena orang tua mereka sudah mulai menggunakan situs yang sama. Pengguna usia muda Facebook meninggalkan Facebook dan beralih ke situs yang lebih baru.

Halifax Digital Home Index menemukan 32 persen dari mereka yang berusia 16 sampai 34 tahun mengaku menghapus akun Facebook mereka sendiri, sementara 33 persen mengatakan mereka telah dihapus atau diblokir anggota keluarga. Satu dari 10 orang muda mengaku mereka telah beralih ke saluran media sosial di mana kegiatan dan komentar mereka tidak dapat dilihat oleh keluarga mereka, seperti Twitter atau Snapchat dan Instagram.

Jajak pendapat yang mensurvei lebih dari 2.000 orang tentang kebiasaan online mereka tersebut termenunjukkan eksodus dari situs yang lebih mapan didorong oleh penggunaan yang lebih luas dari smartphone dan komputer tablet. Menurut Ofcom pada tahun 2012 yang lalu hanya 12% dari yang berusia 55 tahun ke atas yang memiliki smartphone, sedangkan saat ini mencapai 55%. Sementara mereka yang berusia lebih muda 85% dari mereka memiliki smartphone. Untuk komputer tablet 49 persen dari orang tua menggunakannya, sedangkan mereka yang lebih muda  59%. Lebih dari setengah (59 persen) dari orang tua memiliki akun Facebook, 32 persen menggunakan Skype, dan 17 persen menggunakan WhatsApp pada ponsel mereka.

Survei tersebut menunjukkan penggunaan yang makin luas dari smartphone dan tablet di kalangan orang tua menyebabkan mereka menggunakan Facebook. Namun saat mereka menggunakan Facebook, anak-anak mereka juga berada di sana. Ketika mengetahui bahwa orang tuanya menggunakan Facebook, anak-anak muda ini lebih memilih keluar dari Facebook/menghapus akun mereka karena khawatir berhubungan dengan orang tua mereka. Alasan lain mungkin saja jika terus di Facebook kegiatan mereka khawatir di mata-matai orang tua mereka.

Sumber: The Telegraph