Polisi India Gunakan Drone Merica untuk Hadapi Demonstran

_78548680_drone_pa

Drone kini memiliki banyak kegunaan. Selain untuk bersenang-senang, mengambil foto dan video, dan mengatarkan paket kiriman, Drone kini dapat digunakan untuk menghadapi demonstran nakal dalam aksi demonstrasi.

Polisi di Lucknow, India dikabarkan telah melakukan uji coba yang sukses terhadap lima drone yang mampu menyemburkan semprotan merica terhadap para demonstran dari ketinggian yang berbeda. Dengan demikian, polisi di India punya senjata baru untuk mengendalikan demonstran, yaitu drone yang bisa menyemprotkan merica.

Yashasvi Yadav, kepala polisi kota utara Lucknow mengatakan bahwa petugas kepolisian telah berhasil menguji-diterbangkan drone baru yang dibeli dengan tujuan pengendalian massa yang lebih baik.

Merica yang disemprotkan tersebut tidak mematikan, namun sangat efektif dalam mengendalikan massa. Merica bisa semprotkan dari ketinggian yang berbeda dan memiliki hasil yang maksimal. Polisi kota Lucknow telah membeli lima drone dengan harga sekitar 600.000 rupee (6400 pound) setiap unitnya.

Pesawat tak berawak atau Drone tersebut dilengkapi dengan kamera resolusi tinggi. Mereka dapat membawa 1,99 kg (hampir 2 kg) merica dan terbang dalam radius 0,6 mil dari operator mereka. Polisi Lucknow sebelumnya telah menggunakan drone untuk pengawasan udara termasuk selama festival keagamaan di ibukota negara bagian Uttar Pradesh.

India memiliki penduduk sekitar 1,2 miliar orang dan selalu dilanda protes damai setiap hari pada berbagai isu, namun tak jarang juga protes tersebut berakibat terjadinya tindakan kekerasan. Kota Lucknow sendiri memiliki populasi dua juta jiwa yang menjadikannya kota kedelapan terpadat di India.

Suksesnya uji coba Drone yang menyemprotkan merica tersebut bisa menjadi awal pengendalian demonstran dengan menggunakan teknologi yang lebih baik. Mana tahu dalam waktu dekat kepolisian Republik Indonesia ingin mencoba menerapkannya.

Sumber: The Telegraph