Pemerintah Susun Aturan Pelarangan Ponsel bagi Anak-anak

150527163913-pemerintahan-jokowi-akan-larang-penggunaan-hp-pada-anak

Penggunaan ponsel pintar di kalangan anak-anak kini bukan sesuatu yang tidak aneh lagi. Sangat banyak anak-anak yang baru di sekolah dasar telah menggunakan ponsel cerdas atau smartphone sebagai perangkat sehari-hari. Oleh karena orang tua cenderung hanya bisa memberikan perangkat, tanpa mengerti cara yang sehat dalam menggunakan smartphone, anak-anak tersebut berisiko terpapar konten dewasa atau bullying.

Mungkin karena alasan tersebutlah, pemerintah Indonesia saat ini dikabarkan sedang menyusun sebuah aturan pelarangan ponsel di kalangan anak-anak.

Pemerintah Indonesia menyusun aturan yang memungkinkan anak-anak dilarang menggunakan ponsel. Langkah tersebut diumumkan oleh Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Ia mengakui bahwa saat ini sedang disusun seperangkat aturan (peraturan menteri) yang memungkinkan melarang anak-anak menggunakan ponsel. Menurutnya, anak-anak, terutama yang masih di sekolah dasar, tidak membutuhkan ponsel.

Yohana Yembise yang berbicara pada seminar publik di Universitas Negeri Jakarta, mengatakan ponsel dapat menyebabkan anak-anak menggunakan situs berbahaya, termasuk yang mengandung pornografi. Mereka juga terganggu dalam belajar dan gangguan terhadap keterampilan sosial mereka.

Aturan ini bukan hanya untuk anak-anak SD, namun juga remaja sehingga nantinya mereka memiliki akses yang terbatas. Bahkan ketika mereka sudah di tingkat SMP dan SMA hanya ponsel tertentu saja yang diperbolehkan untuk mereka gunakan. Rincian praktis tentang bagaimana larangan akan diberlakukan atau apakah hal tersebut hanya akan berlaku di sekolah-sekolah belum dijelaskan lebih lanjut.

Rencana pemerintah tersebut mungkin untuk memberikan tanggapan yang baik bagi sebagian orang tua di Indonesia yang peduli cyberbullying dan akses mudah ke materi berbahaya seperti pornografi.

Sumber: The Jakarta Globe

Sumber Foto: Galamedia News.