Setahun Berlakunya Hak Untuk Dilupakan Uni Eropa

local_10_temp-1400392336-53784a90-620x348

Genap setahun yang lalu, yaitu pada tanggal 13 Mei 2014, Pengadilan Eropa  memutuskan bahwa mesin pencari internet (seperti Google, Yahoo atau Bing) harus menghapus informasi yang dianggap sudah tidak akurat, tidak memadai, tidak relevan atau berlebihan untuk keperluan pengolahan data atau harus menghadapi denda.

Keputusan itu muncul setelah seorang warga Spanyol membawa Google ke Pengadilan Eropa karena ia ingin sebuah artikel koran tentang kepailitannya dihapus oleh Google dan tidak lagi ada di mesin pencari.

Pengadilan Eropa menyatakan bahwa Google adalah pengontrol data pribadi, dan karena itu tunduk pada aturan perlindungan data Uni Eropa. Google tidak bisa melarikan diri dari tanggung jawabnya di bawah hukum Eropa dengan mengatakan bahwa hal tersebut adalah mesin pencari dan hanya mencerminkan apa yang orang cari.

Sejak itu, Google mengklaim telah memproses 253.617 permintaan untuk menghapus sebanyak 920.258 link dan menyetujui lebih dari 40 persen dari permintaan tersebut. Di Inggris saja, Google telah menerima sebanyak 32.076 permintaan untuk menghapus 126.571 link dan yang disetujui sekitar 37,5 persen.

Keputusan Pengadilan Eropa ini tidak hanya berlaku untuk Google, tetapi untuk mesin pencari lain yang beroperasi di Eropa, termasuk Yahoo dan Bing. Namun, Google adalah satu-satunya mesin pencari yang memberitahu administrator situs ketika sebuah link ke salah satu halaman web mereka dihapus dari hasil pencarian. Namun, beberapa situs web seperti The Telegraph mempertahankan daftar link yang telah dihapus Google.

Perlu diketahui bahwa halaman web yang dihapus oleh Google dan mesin pencari lainnya masih tersedia dalam bentuk asli mereka secara online, tetapi tidak lagi tersedia dalam hasil pencarian. Hal ini membuat halaman tersebut lebih sulit untuk ditemukan.

Tampaknya setelah setahun berjalan, tidak semua permintaan yang dikabulkan Google. Google tentu punya pendapat sendiri mengapa permintaan penghapusan tersebut ditolak.

Dalam melakukan pengaduan, Google tidak mengungkapkan identitas pengadu, namun pihak yang ingin link halaman web tertentu dihapus harus menyediakan verifikasi identitas untuk membuktikan link tersebut berhubungan, baik untuk diri mereka sendiri atau bahwa mereka memiliki kewenangan hukum untuk bertindak atas nama penggugat.

Sumber: The Telegraph

Sumber Gambar: Times of Malta