Twitter Kecolongan, Promosikan Pesan Troll

Twitter-DM

Salah satu usaha yang sampai hari ini belum juga bisa berhasil dilakukan oleh Twitter adalah mengurangi penyalahgunaan Twitter untuk melakukan abuse tweet. Sudah tidak terhitung, Twitter berurusan dengan hal ini dan tampaknya urusan tersebut makin panjang karena Twitter sendiri kecolongan dengan mempromosikan abuse tweet terhadap transgender melalui fitur promote tweet.

Beberapa hari yang lalu, Twitter memungkinkan troll untuk mempromosikan pesan kasar yang memberitahu orang-orang transgender untuk melakukan bunuh diri. Pesan tersebut ditulis oleh seseorang dengan akun palsu yang menyamar sebagai juru kampanye feminis Australia Caitlin Roper.

Tweet tersebut mengatakan:

Trannies, getting surgery won’t change your gender. It will only turn you into a deformed freak. End your miserable existence. Kill yourself.

Tweet tersebut tentu saja mengejutkan, tetapi yang membuat situasi menjadi jauh lebih buruk adalah bahwa troll diizinkan untuk mempromosikan tweet menggunakan layanan iklan Twitter yang tentu saja harus membayar.

Biasanya bisnis atau pengguna lainnya membayar Twitter sekitar 2,50 pound per keterlibatan agar pesan mereka dibagi ke news feed dari pengguna tertentu. Yang menjadi pertanyaan tentunya adalah selama ini Twitter telah berusaha mengurangi tweet troll ini, tetapi malah kecolongan pada fitur yang mereka buat sendiri.

Setelah beberapa pengguna melaporkan tweet tersebut, Twitter akhirnya menghapus dan menangguhkan akun pengguna. Namun masih belum jelas bagaimana tweet tersebut bisa diizinkan untuk dipromosikan pada awalnya.

Sumber: The Telegraph