Hal yang Harus Diketahui Terkait Fitur Autoplay

wersm_featured_facebook_video_autoplay-657x360

Pengaruh pengiklan terhadap media sosial saat ini cukup besar. Di sisi lain media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan lainnya berharap pemasukan yang terus meningkat sehingga mau tidak mau harus menyenangkan para pengiklan. Salah satunya adalah dengan fitur autoplay di video.

Twitter baru saja memperkenalkan fitur autoplay (memutar otomatis) video di smartphone berbasis iOS dan juga web. Sebelumnya Twitter juga memberikan autoplay pada video Vines dan GIF. Sepertinya fitur tersebut mungkin menjawab keinginan pengguna. Namun benarkah?

Agar adil, Twitter menyediakan cara untuk menonaktifkan fitur autoplay video tersebut. Namun sayangnya tentu pengguna harus memperbaiki setting terlebih dahulu.

Twitter bukan satu-satunya yang mengaktifkan fitur autoplay ini. Facebook meluncurkan fitur autoplay beberapa waktu yang lalu, juga Instagram memiliki autoplay yang  jika Anda tidak cukup cepat memeriksa pengaturan segala sesuatu akan diputar secara otomatis.

Adalah masuk akal bagi perusahaan teknologi memberikan autoplaying video yang merupakan opsi lebih eye catching dan menarik untuk meningkatkan jumlah video yang diputar sehingga bisa menarik lebih banyak pengiklan.

Namun perlu diketahui fitur autoplay memiliki kelemahan serius, salah satunya potensi suara yang tiba-tiba mengganggu dan menggelegar dari speaker di depan umum.

Kelemahan lain adalah terkait dengan paket data mobile pengguna. Untuk secara otomatis memutar video atau gif aplikasi perlu mendownload video terlebih dahulu. Hal itu berarti bahwa setiap video dalam feed pengguna, apakah pengguna peduli atau tidak akan otomatis didownload sehingga hal ini akan menguras paket data pengguna. Hal ini akan membuat pengguna boros dalam mengonsumsi paket data.

Selain itu fitur autoplay ini (baik di Twitter atau Facebook) akan membuat daya tahan baterai lebih cepat turun. Dengan kondisi koneksi internet yang tidak selalu bagus, download otomatis konten autoplay akan memaksa baterai bekerja lebih keras sehingga membuat baterai lebih cepat habis.

Dengan tiga kelemahan tersebut, sudah seharunya pengguna menghindari fitur autoplay ini, tidak peduli apakah hal itu diberikan oleh Facebook, Twitter, Instagram dan lainnya. Segeralah perbaiki pengaturan Anda terkait dengan video di Facebook, Twitter, Instagram dan media sosial lainnya.

Sumber: Dikembangkan dari The Guardian

Sumber Foto: wersm.com