Jumlah Penyadapan DEA Naik Tiga Kali Lipat

2307473676_487e9aaaf5

Penyadapan oleh agen negara bukanlah hal yang sama sekali baru, meskipun terkadang menimbulkan kontroversi, contohnya kegiatan yang dilakukan NSA. Di Amerika Serikat, selain NSA, ada agen lain yang cukup aktif dalam beberapa tahun terakhir,  yaitu Drug Enforcement Administration atau DEA.

Menurut catatan, berkat Freedom of Information Act, jumlah penyadapan yang dilakukan DEA naik tiga lipat selama dekade terakhir. Per September tahun lalu, DEA melakukan 11.681 penyadapan. Angka ini naik sangat tinggi, yaitu hanya 3.394 penyadapan dalam 10 tahun sebelumnya. Namun jumlah penyadapan yang naik tiga kali lipat bukanlah hal yang menarik dari laporan tersebut.

Hal yang lebih menarik dari laporan tersebut adalah adalah bahwa DEA melewati pengadilan federal dan departemen kehakiman saat mengajukan permintaan pengawasan. Artinya penyadapan yang dilakukan tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan pengadilan federal dan departemen kehakiman AS.

Dalam melakukan penyadapan, agen DEA mengajukan 60 persen petisi mereka kepada  jaksa dan hakim lokal dari negara-negara bagian seperti New York dan California yang lebih lunak dalam proses persetujuan permintaan pernyadapan.

Perlu diketahui bahwa hukum federal AS menetapkan bahwa penyadapan harus disetujui oleh pejabat senior DOJ, bahkan sebelum agen meminta izin pengadilan federal untuk melakukan hal tersebut. Ketentuan ini berlaku bahkan di tingkat negara sehingga cukup masuk akal mengapa DEA memilih untuk tidak mengikuti rute tersebut.

Hukum tersebut untuk memastikan bahwa penyadapan tidak disalahgunakan oleh yang berwenang dan bahwa hal tersebut hanya digunakan ketika benar-benar tepat.

Sumber: USA Today via Engadget

Sumber Foto: Engadget