Kendalikan Televisi dengan Pikiran

Mind-Control-TV---_3347016b

Anda mungkin lelah memindah-mindahkan channel televisi dengan menggunakan remote. Alat ini meskipun bisa membantu mengendalikan televisi, namun tetap saja butuh tindakan seperti memencet tombol di remote tersebut. Apalagi kalau remote televisi tersebut hilang atau lupa tempat meletakkannya sehingga Anda terpaksa mengendalikan televisi secara manual. Jika demikian kondisinya, mungkin Anda butuh televisi yang dikendalikan oleh pikiran.

Televisi yang dikendalikan pikiran mungkin terdengar seperti barang dari fiksi ilmiah, namun BBC telah menguji headset baru yang diklaim bisa menerjemahkan aktivitas otak ke dalam tindakan.

Prototipe brainwave-reading headset memungkinkan pemakainya untuk membuka versi percobaan dari BBC iPlayer dan memilih program televis dengan menggunakan pikiran mereka sendiri.

Alat ini dikembangkan oleh Shoreditch sebuah perusahaan berbasis pengalaman pengguna. Headset memiliki satu sensor kecil yang terletak di dahi pengguna dan sensor lain pada klip yang menempel di telinga. Sensor ini mengukur aktivitas listrik di otak.

Headset terhubung langsung dengan aplikasi pada perangkat mobile, dan headset dan aplikasi secara bersama-sama memantau tingkat konsentrasi pengguna. Tingkat volume gelombang otak ditampilkan pada layar, untuk memberikan ilustrasi secara visual tingkat konsentrasi.

Pengguna disajikan pilihan lima program televisi yang paling populer, dan siklus antarmuka setiap program televisi sampai pengguna memilih item dengan berkonsentrasi sangat keras selama 10 detik. Program yang dipilih maka akan secara otomatis dimutar sampai pengguna berfokus untuk kembali ke antarmuka penemuan.

Tentu saja perkembangan ini sangat menarik untuk dicermati. Dengan menggunakan gelombang otak untuk mengendalikan televisi berarti pengguna cukup berkonsentrasi terhadap apa yang dia inginkan sehingga kemudian headtset tersebut menterjemahkannya ke tindakan, seperti memilih saluran televisi. Namun sayangnya teknologi ini belum bisa dinikati dalam waktu dekat.

 

Sumber: The Telegraph

Sumber Foto: The Telegraph